seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Karhutla di Penopa Jadi Perhatian, Tim Gabungan Sisir Lokasi Hotspot

by Redaksi - Tanggal 24-08-2026,   jam 11:22:15
Tim gabungan bergerak melakukan pemadaman sekaligus pengecekan titik panas yang terpantau di wilayah Desa Penopa, Kecamatan Lamandau. 
Pada Sabtu (22/8/2026). FOTO: ISTIMEWA/SB Tim gabungan bergerak melakukan pemadaman sekaligus pengecekan titik panas yang terpantau di wilayah Desa Penopa, Kecamatan Lamandau. Pada Sabtu (22/8/2026). FOTO: ISTIMEWA/SB

SB, NANGA BULIK– Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Lamandau. Tim gabungan bergerak melakukan pemadaman sekaligus pengecekan titik panas yang terpantau di wilayah Desa Penopa, Kecamatan Lamandau. 

Pada Sabtu (22/8/2026), pemadaman dilakukan di kawasan Simpang Tempajak, Desa Penopa. Kegiatan tersebut melibatkan karyawan PT GRACE, Masyarakat Peduli Api (MPA) binaan perusahaan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Kalaksa BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengatakan berdasarkan informasi awal dari pihak perusahaan, titik api di kawasan Tempajak telah berhasil ditangani.

"Untuk lahan yang ditangani PT GRACE, sudah dilakukan pemadaman di lokasi Tempajak bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Saat ini masih menunggu laporan lengkap dari pihak PT GRACE," kata Hendikel.

Meski demikian, pemantauan tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Tim akan kembali melakukan patroli dan pengecekan terhadap hotspot yang terpantau di wilayah Desa Penopa.

Dalam perkembangan terbaru, tim PT GRACE bersama Babinsa Tapin Bini dan Bhabinkamtibmas Tapin Bini juga disiapkan untuk melakukan groundcheck sekaligus pemadaman terhadap titik api baru yang terpantau mengarah ke wilayah Desa Suja dan Penopa.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan setiap titik api dapat segera diketahui dan ditangani sebelum meluas.

BPBD Lamandau bersama unsur terkait juga terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

"Tim gabungan kini terus melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan titik-titik api di wilayah Penopa dan sekitarnya dapat segera dikendalikan," pungkasnyam (BY/SB)