Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Air Sungai Mentaya Asin, Angga Aditya Salurkan Dua Mobil Tangki Air Bersih untuk Warga Sampit

Redaksi 12-10-2026, 10:21 WIB 2 menit baca
Ketua Komisi I DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu (11/10/2026). (FOTO:ISTIMEWA)
Ketua Komisi I DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu (11/10/2026). (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Intrusi air laut akibat musim kemarau membuat warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Merespons kondisi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu (11/10/2026).

Bersama Relawan Taluk Dalam, Angga mengerahkan sedikitnya dua unit mobil tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama untuk konsumsi sehari-hari.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ketika warga mengalami kesulitan mendapatkannya, kita perlu hadir dan berupaya membantu sesuai kemampuan,” ujar Angga.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang terdampak kondisi air asin. Menurutnya, kepedulian dan kerja sama berbagai pihak sangat dibutuhkan ketika masyarakat menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya warga Mentawa Baru Hilir yang terdampak kondisi air asin,” katanya.

Angga juga mengapresiasi Relawan Taluk Dalam yang ikut membantu pendistribusian air bersih. Ia menilai semangat gotong royong perlu terus dijaga agar masyarakat yang membutuhkan bisa memperoleh bantuan.

“Saya juga berterima kasih kepada para relawan yang ikut bergerak bersama dalam kegiatan ini. Semangat gotong royong seperti ini perlu terus dipertahankan, agar kita bisa bersama-sama membantu warga,” tambahnya.

Diketahui, intrusi air laut selama musim kemarau turut memengaruhi Sungai Mentaya yang menjadi salah satu sumber air baku Perumdam Tirta Mentaya. Dampaknya, kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan di sejumlah wilayah menurun dan terasa asin.

Kondisi tersebut membuat warga harus mencari sumber air alternatif, khususnya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Bantuan air bersih pun menjadi langkah darurat untuk membantu masyarakat selama kondisi air belum kembali normal.

Saat penyaluran berlangsung, warga tampak antusias mendatangi lokasi dengan membawa galon dan berbagai wadah untuk menampung air bersih.

Salah seorang warga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, air bersih tersebut sangat membantu masyarakat di tengah kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.

“Terima kasih kepada Bapak Anggota Dewan yang sudah menyalurkan bantuan air bersih layak konsumsi kepada warga Taluk Dalam. Dengan adanya bantuan ini, kami merasa sangat terbantu,” ujarnya.

Warga berharap bantuan serupa dapat kembali disalurkan apabila kondisi air di Sampit dan sekitarnya belum normal, sehingga kebutuhan air bersih untuk keluarga tetap terpenuhi. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard