Rektor UPR Kunjungi Fakultas, Janjikan Pembenahan Fasilitas Ruang Kelas
SB, PALANGKA RAYA – Fasilitas ruang kelas menjadi salah satu perhatian serius Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D. Ia ingin kebutuhan dasar perkuliahan dibenahi terlebih dahulu sebelum menuntut fakultas meningkatkan prestasi dan capaian akademik.
Salah satu rencana yang disiapkan adalah melengkapi seluruh ruang kelas di lingkungan UPR dengan pendingin ruangan atau AC dan televisi. Dukungan listrik serta jaringan internet juga menjadi perhatian untuk menunjang kelancaran proses belajar mengajar.
Untuk memastikan kebutuhan tersebut sesuai kondisi di lapangan, Bhayu turun langsung mengunjungi tiga fakultas, Rabu (28/10/2026). Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menjadi sasaran peninjauan.
Dalam kunjungan itu, Bhayu tidak hanya melihat kondisi sarana dan prasarana, tetapi juga berdialog dengan dosen serta jajaran fakultas. Berbagai masukan dihimpun untuk mengetahui persoalan yang membutuhkan penanganan dan fasilitas yang perlu ditingkatkan.
“Ini kunjungan untuk lebih mengetahui persoalan dan lainnya. Saya banyak bicara dengan semuanya, baik dosen maupun lainnya. Kita tinjau kebutuhan dan sarana,” kata Bhayu.
Ia menegaskan, pemenuhan kebutuhan mendasar harus menjadi perhatian agar aktivitas akademik dapat berjalan lebih nyaman dan optimal.
“Kebutuhan paling mendasar harus dilengkapi,” tegasnya.
Bagi Bhayu, pembenahan fasilitas merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi kepemimpinannya. Ia ingin memastikan fakultas memiliki dukungan sarana yang memadai untuk menjalankan kegiatan pendidikan dan memberikan pelayanan kepada mahasiswa.
Namun, pemenuhan fasilitas tersebut juga diharapkan diikuti tanggung jawab yang lebih besar dari setiap fakultas. Setelah kebutuhan dasar diperhatikan, peningkatan prestasi dan capaian positif menjadi hal yang harus didorong bersama.
“Ini sesuai dengan visi misi saya. Ini jadi tantangan. Pokoknya kita akan berikan terlebih dahulu, jika sudah maka kita juga akan menuntut kewajiban fakultas, baik prestasi maupun hal positif lainnya,” ujarnya.
Langkah rektor tersebut mendapat sambutan positif dari Dekan FEB UPR, Dr. Sunaryo N. Tuah, S.E., M.P., CHRA. Ia menilai, kunjungan langsung pimpinan universitas menjadi kesempatan bagi fakultas untuk menyampaikan kebutuhan secara terbuka, tanpa hanya mengandalkan laporan administratif.
“Ini luar biasa, Pak Rektor datang langsung, serap aspirasi, apa yang dibutuhkan fakultas,” kata Sunaryo.
Menurutnya, fasilitas yang memadai akan membantu fakultas meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa. Karena itu, ia berharap perhatian terhadap kebutuhan kampus dapat ditindaklanjuti melalui pembenahan yang terarah.
Sunaryo juga mendukung program 100 hari kerja rektor sebagai momentum memperkuat kerja sama antara pimpinan universitas dan seluruh fakultas. Ia berharap program tersebut membawa dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan.
“Program 100 hari Pak Rektor mantap. Kami ingin lebih optimal memberikan pelayanan bagi mahasiswa dan mendukung visi dan misi rektor,” tuturnya.
Kunjungan ini menjadi langkah awal UPR dalam memetakan kebutuhan fasilitas di sejumlah fakultas. Rencana penyediaan AC dan televisi di ruang kelas, disertai dukungan listrik serta internet, diharapkan dapat menunjang kenyamanan perkuliahan. Selanjutnya, pemenuhan fasilitas tersebut akan menjadi bagian dari upaya mendorong fakultas meningkatkan kinerja, prestasi, dan mutu pendidikan di Kalteng. (sb/*)