Produksi Kue Kering Andalan Lapas Perempuan Palangka Raya
SB, PALANGKA RAYA - Kegiatan pembinaan kemandirian Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya kian serius dalam mengarahkan warga binaan untuk berkarya dan berinovasi.
Salah satu kegiatan kemandirian yang ada di Lapas yakni bidang tata boga yang diikuti oleh 20 orang warga binaan. Produk unggulan di bidang tata boga beraneka ragam kue kering seperti nastar, mawar semprit, putri salju dan thumbprint cookies dengan paduan selai strawberry dan blueberry.
Kegiatan One Day One Prison Product merupakan moment untuk memperkenalkan produk-produk hasil olahan warga binaan ke masyarakat luas. Tahun ini, Tata Boga “Panginan Bawi Lapu_Pala” kembali mempersiapkan aneka jenis kue kering yang akan diproduksi dalam jumlah besar dan siap dipasarkan ke pegawai, mitra kerjasama dan masyarakat.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Sri Astiana menyampaikan, bahwa produk kue kering menjadi unggulan pada event One Day One Prison Product ini,.
“Dimana petugas Lapas, warga binaan dan masyarakat khususnya keluarga warga binaan yang berkunjung ke Lapas turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, yaitu membeli produk hasil karya WBP dalam dirangkaian acara Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke 59,” ujar Sri Astiana.
Ia menambahkan, Lapas Perempuan Palangka Raya akan terus mendukung kegiatan pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki bekal kemampuan untuk membuka usaha mandiri ketika sudah bebas nanti, dan melakukan penasaran melalui kerja sama dengan Pihak Ketiga dan melalui penjualan online.
“Kita berharap saat mereka keluarga nanti sudah memiliki bekal untuk berwirausaha, sehingga menjadi orang yang lebih baik lagi ditengah masyarakat,” harapnya. (sb)