Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Narasumber Dialog Pencegahan Pergaulan Bebas, Halikinnor Sampaikan Remaja Penerus Bangsa

Redaksi 13-03-2023, 03:39 WIB 2 menit baca
Bupati Kotim, H Halikinnor saat menjadi nara sumber dalam kegiatan dialog interaktif bersama pelajar di rumah jabatan. (FOTO:ISTIMEWA)
Bupati Kotim, H Halikinnor saat menjadi nara sumber dalam kegiatan dialog interaktif bersama pelajar di rumah jabatan. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Pemerintah Daerah Kotawaringin Timur (Kotim) bekerja sama dengan LSM Lentera Kartini menyelenggarakan dialog interaktif setingkat pelajar SMA sederajat se-Kotim, bertempat di rumah jabatan bupati Jalan A Yani, Senin (13/3/2023) pagi.

Dalam kegiatan bertajuk “Bersama Berperan Dalam Pembangunan Dengan Menjadi Raja Pelopor Pencegahan Pergaulan Bebas”, dengan narasumber Bupati Kotim H Halikinnor.

Bupati mengatakan, rasa ingin tahu yang kuat, kondisi ekonomi, gaya hidup dan sikap permisif masyarakat menjadi latar belakang tumbuh suburnya perilu seks bebas pada remaja.

“Pelajar menengah atas ini sudah termasuk dalam kategori remaja, baik buruk serta dampaknya sebagian sudah paham. Peran penting orang tua dan guru itu sangat dibutuhkan agar anak-anak ataupun peserta didik terhindar dari perilaku menyimpang. Pergaulan bebas diremaja yang sering kita ketemui yaitu, seks bebas, narkoba, balapan liar bahkan menyimpang ke LGBT. Hal- hal ini yang kita hindari agar tidak terjadi dikalangan masa remaja mereka,” terang H Halikinnor.

Di tengah zaman yang modern sekarang ini, lanjut Bupati, kata seks ini bukan hal yang tabu di tengah masyarakat. Sekarang ini yang diperlukan adalah bagaimana cara mencegah, yaitu dengan cara mengedukasi sejak dini agar tidak salah dalam bergaul.

“Peran guru, ormas dan orang tua sekarang ini benar-benar diperlukan untuk memberikan pemahaman tentang dampak buruk terhadap pergaulan bebas di luaran. Remaja yang rasa ingin tahunya lebih, bisa belajar mengedukasi dirinya sendiri melalu internet sehingga bisa tahu dampak dari seks bebas,” tegasnya.

Ia menegaskan kepada seluruh pelajar di Kotim untuk tidak ikutan praktik portitusi, tidak terlibat ke penyalagunaan narkoba dan balapan liar karena hal ini sangat merugikan diri kalian senidiri, jangan  mengorbankan masa depan dan pendidikan kalian.

“Kalianlah masa depan Bangasa dan Negara, kalian juga masa depan Kotim. Belajar dan kejar pendidikan mu lebih baik, carilah pengalaman untuk mendidik kalian hingga suatu saat menjadi orang yang berguna untuk orang tua dan Negara,” timpalnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard