Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Hadapi Musim Kemarau Siagakan Satgas Karhutla di Perdesaan

Redaksi 28-04-2023, 12:19 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kotim, Memei Wulandari. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Anggota DPRD Kotim, Memei Wulandari. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merupakan salah satu dari empat wilayah yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami penomena suhu panas.

Hal ini berdampak pada tingkat rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kapan saja bisa terjadi.

Mengantisipasi agar tidak terjadinya karhutla, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotim, Memei Wulandari pemerintah daerah mensiagakan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla di masing-masing desa.

Karena kata srikandi dari Fraksi PKB ini, terjadinya karhutla sangat dominan di wilayah jangan jauh dari jangkauan, maka sangat penting dengan keterlibatan masyarakat desa untuk mencegah terjadinya karhutla disaat terjadinya suhu panas yang terjadi.

“Peserta serta masyarakat desa sangat penting dalam membantu mencegah karhutla, maka sangat perlukan Satgas Karhutla di masing-masing desa,” terang Memei Wulandari, Jumat (28/4/2023).

Ditambah lagi, masyarakat sekitar lebih memahami medan namun mereka perlu dibekali pengetahui atau pelatihan cara memadamkan kebakaran hutan dan lahan.

Disampingi itu lanjutnya, pemerintah kabupaten bisa turut membantu masyarakat untuk mempersiapkan sarana prasana penunjangnya untuk memudahkan mereka dalam mencegah dan menanggulangi karhutla apabila terjadi.

“Harapan kita bersama tahun 2023 bencana karhutla berhasil diantisipasi, jangan sampai seperti tahun 2015 silam terulang. Sebab dampak besar pada karhutla adalah aktivitas dan penyakit ISPA,” imbuh anggota Komisi II DPRD Kotim itu. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard