seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Babinsa Dampingi Mediasi Sengketa Lahan Warga dan Perusahaan

by Redaksi - Tanggal 03-05-2023,   jam 11:06:35
Mediasi sengketa lahan antara masyarakat dan pihak perusahaan di Gedung GPU Kecamatan Manuhing. (FOTO:ISTIMEWA) Mediasi sengketa lahan antara masyarakat dan pihak perusahaan di Gedung GPU Kecamatan Manuhing. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, KUALA KURUN – Sebagai aparat teritorial, Babinsa mempunyai kewajiban untuk melaksanakan pembinaan teritorial di desa binaanya, serta berperan aktif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.

Bertempat di Gedung GPU Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Babinsa Koramil 1016-04/Manuhing Sertu Azis melaksanakan pendampingan mediasi antara perwakilan warga mengenai persengketaan lahan dengan pihak PT Tantahan Pandohop Asi atau PT TPA.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Manuhing Bambang Hari Mulyanto, Lurah Tumbang Talaken Gusti Ray Novhanda, Babinsa Koramil1016-04/Manuhing Sertu Azis,  Bhabinkamtibmas Brigpol Doni Siregar, Humas Perusahaan  PT TPA Johan, Staf Kantor Kelurahan, perwakilan warga sekitar 15 orang.

Babinsa Sertu Azis menyebutkan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, perlu adanya mediasi kedua belah pihak dengan difasilitasi dari pihak aparatur kecamatan, serta dari TNI dan Polri sebagai mitra karibnya.

“Kami harap pelaksanaan mediasi hari ini berjalan kondusif, serta kedua belah pihak tetap menjaga ketertiban wilayah serta jangan bersikap profokatif,” ujar Sertu Azis yang dikurif dari Media Center Kodim 1016/Plk, Rabu (3/5/2023).

Hasil mediasi tersebut diantaranya, masyarakat tidak ingin menjual lahan atau tanah kepada perusahaan karena lahan tersebut merupakan warisan dari orang tua. Masyarakat minta kepastian ukuran di lapangan, karena disinyalir ada segelintir oknum yang menjual secara diam-diam ke pihak perusahaan.

Dari hasil pertemuan, Camat Manuhing Bambang Hari Mulyanto menyampaikan pada 12 Mei 2023 akan dilaksanakan pengecekan langsung di lokasi oleh masyarakat dan pihak perusahaan untuk memastikan titik lokasi yang dipermasalahkan.

“Kita berharap permasalahan ini cepat selesai dan tidak ada yang dirugikan,” tuturnya. (sb)