Ketua Tim Virtual Bidhumas Polda Kalteng, H Shamsudin memediasi ketua perempaun yang berseteru. (FOTO:HUMAS POLDA KALTENG)
SB, PALANGKA RAYA – Persabatan dua orang perempuan retak gara-gara pinjaman online. Ini terungkap ketika salah satu perempuan lulusan sarjana dari salah satu universitas di Palangka Raya mengadu ke Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng.
Perseteruan YT dan sahabatnya YL (22) yang dulu sama-sama menempuh pendidikan di bangku kuliah universitas yang sama berakhir damai setelah dilakukan mediasi oleh Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng, H Shamsudin SHI MH atau sering disebut Cak Sam.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Nanang Avianto MSi melalui Kabidhumas AKBP Erlan Munaji SIK MSi mengungkapkan, YT curhat kepada tim virtual Bidhumas Polda Kalteng karena ia selalu ditagih-tagih oleh pinjaman online (Pinjol).
"Jadi awalnya begini, YL dan MT (22) ini berteman akrab karena kuliah di kampus yang sama. Akhir tahun kemarin, MT mengajukan pinjaman online dengan menggunakan data YL atas persetujuan YL. Dengan perjanjian MT selalu membayar cicilannya," terang Erlan.
Seiring berjalannya waktu, ternyata MT tidak membayar cicilannya di bulan ketiga. Otomatis yang ditagih oleh pihak Pinjol adalah YL
"Karena sering ditagih Pinjol, YL kemudian menghubungi MT tapi tidak digubris bahkan nomer telponnya diganti dan pindah kos tanpa sepengetahuan YL," jelasnya.
Setelah YL dan MT dipertemukan lalu dimediasi oleh Cak Sam, akhirnya MT membuat surat pernyataan yang isinya berjanji akan membayar cicilan Pinjol tersebut sampai lunas. (sb)