Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Tingkatkan Toleransi Antar Umat Beragama, Rinie: Cegah Sara Menjelang Pemilu 2024

Redaksi 14-06-2023, 07:08 WIB 1 menit baca
Ketua DPRD Kabupaten Kotim, Dra Rinie saat menghadiri penyerahan satu unit ambulans untuk salah satu gereja oleh Bupati. (FOTO:ISTIMEWA)
Ketua DPRD Kabupaten Kotim, Dra Rinie saat menghadiri penyerahan satu unit ambulans untuk salah satu gereja oleh Bupati. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupataen Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie mengapresiasi kegiatan kerukunan antar umat beragama yang diselenggrakan oleh Kasbangpol Provinsi Kalimantan Tengah dengan pemuka agama di Kotim dalam menghadapi Pemilu 2024.

Rinie mengatakan, toleransi antar umat beragama di Kabupaten Kotim patut diapresiasi. Tinggal bagaimana dipertahankan dan ditingkatkan untuk lebih baik lagi.

Pihaknya ingin Kotim menjadi salah satu kabupaten dengan tingkat toleransi yang tinggi menuju Pemilu 2024 mendatang.

“Kita sebagai masyarakat tetap menjunjung tinggi sikap toleransi dan kebersamaan sesuai semboyang Bhineka Tunggal Ika, yaitu berbeda-beda tapi tetap satu. Menuju pesta demokrasi juga dari caleg ataupun masyarakat tetap disarankan untuk tidak membawa unsur sara dalam berkampanye,” ungkap legislator PDI Perjuangan tersebut, Rabu (14/6/2023).

Selain itu katanya, jika terjadi hal-hal yang mengatasnamakan suku, ras, agama dan antargolongan (SARA) menjelang Pemilu 2024 maka pemerintah setempat, tokoh agama dan adat harus bertindak tegas untuk mengantisipasi hal terkait agar tidak terjadi meluas.

Lanjutnya, tugas masyarakat hanya meningkatkan kerohaniannya menurut keyakinannya masing masing kepada Tuhan. Keberagaman agama dan ras di Kotim tetap harus dijaga keharmonian dan tetap selalu bertoleransi tinggi serta selalu menjalin komunikasi antar umat beragama.

“Para tokoh agama selalu mengingatkan masyarakat ataupu Bcaleg untuk tidak membawa unsur politi disetiap rumah ibadah termasuk dalam berkampanye.  Mari sama sama kita jaga tolernasi dan hidup rukun menjelang Pemilu 2024 agar terciptanya suasana Pemilu yang aman, tentram dan damai,” tuturnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard