Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Disperindag Kotim Diminta Awasi Kestabilan Pasokan dan Harga Elpiji Subsidi

Redaksi 15-06-2023, 01:41 WIB 1 menit baca
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Kotim, Syahbana menggunakan topi biru. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Kotim, Syahbana menggunakan topi biru. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Syahbana mendorng pemeritah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) menjaga kestabilan pasokan dan harga gas elpiji subsidi 3 kilogram.

Karena masyarakat sangat mengeluhkan kesulitan untuk mendapatkan gas melon tersebut, kemudian harga yang diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

“Inikan menjelang Hari Raya Idul Adha, Disperindag harus segera melakukan pengawasan pasokan gas elpiji tersebut. Dan juga melakukan operasi pasar elpiji di setiap daerah,” ucap Syahbana, Kamis (15/6/2023).

Untuk itu dirinya berharap Disperindag segera berkoordinasi dengan PT Pertamina dalam mencegah kelangkaan gas elpiji 3 kg tersebut.

“Selain melaksanakan operasi pasar elpiji, Disperindag juga bisa melakukan operasi pasar sembako untuk menekan kenaikan harga di pasaran dan bisa mempengaruhi terjadinya inflasi,” sebutnya.

Pengawasan dilakukan lanjutnya, karena setiap menjelang hari besar keagamaan sangat rawan dengan kenaikan harga, serta rawan dimanfaatkan oleh oknum untuk mengambil keuntungan sehingga harga di pasaran dipermaikan.

“Ini yang kita cegah. Jadi pemerintah harus tanggap dan cepat dalam melihat momen sekarang ini, contohnya saat menjelang Hari Raya Idul Adha sekarang ini,” tuturnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard