Pembangunan Krematorium Berasal Dari Dana Gotong Royong
SB, SAMPIT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sihol Parningotan Lumban Gaol menyebutkan Krematorium Perkumpulan Sosial Bakti Kelurahan Pasir putih, Kecamatan MB Ketapang dibangun dengan dana swadaya atau gotong royong.
Ia mengatakan, krematorium sudah lama direncanakan oleh ketua yayasan namun baru terealisasi saat ini karena terhalang di dana.
Olehnya itu, dirinya mengajak Pengusaha Tionghoa untuk berpartisipasi atas pengadaan krematorium tersebut.
"Memang yang paling banyak dana disumbang oleh Pengusaha Tionghoa dengan total Rp 1,6 M, sedangkan dari pemerintah sendiri sebanyak Rp 200 juta,” ungkap Lumban Gaol, Selasa (20/6/2023).
Dirinya juga bersedia memberikan dana aspirasinya dengan harapan supaya semua umat bisa menggunakannya, karena krematorium ini bisa digunakan oleh lintas agama seperti Hindu, Kaharingan, Buddha dan Kristen.
"Kalau dari DPRD sudah kita laksanakan beberapa kali RDP itu, sudah clear mengeluarkan rekomendasi bahwa sesuai dengan kesepakatan rekomendasi dari pihak BPN dan pihak Perizinan tidak akan pernah lagi mengeluarkan sertifikat di atas wilayah 150 hektare ini,” sebut Fraksi Demokrat tersebut.
Dirinya berharap ada dana aspirasi baik dari pengusaha, DPRD dan pemerintah setempat untuk pembebasan lahan agar tidak terjadi masalah kedepannya. (f2/sb)