Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Harapkan Setiap Sekolah Ajarkan Bahasa Daerah dan Budaya Lokal

Redaksi 07-07-2023, 09:37 WIB 1 menit baca
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotim, Dadang H Syamsu ketika wawancara sejumlah wartawan. (FOTO:ISTIMEWA)
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotim, Dadang H Syamsu ketika wawancara sejumlah wartawan. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dadang H Syamsu mendorong agar setiap sekolah mengajarkan kepada para murid mengenai bahasa dan budaya lokal daerah.

Menurut Dadang, hal ini bisa dengan mengalokasikan jam belajar untuk pelajaran muatan lokal berupa bahasa dan budaya lokal.

"Saya melihat semakin hari ini kebudayaan daerah semakin menghilang di kalangan generasi muda. Hal itu terjadi karena kurangnya kepekaan dan semangat untuk melestarikannya,” sebut Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotim ini, belum lama ini.

Menurutnya, pelestarian bahasa daerah beserta budaya dapat diimplementasikan melalui dunia pendidikan, terutama lewat muatan lokal. Tujuannya tidak lain untuk mengembalikan minat warga di daerah tersebut, terutama generasi muda harus bangga menggunakan bahasa daerahnya.

Lebih lajut disampaikan Dadang, penerapan program pendidikan berbasis kearifan lokal di sekolah menjadi fenomena yang unik dan menarik di tengah kondisi berlangsungnya praktik pendidikan yang cenderung mengabaikan nilai-nilai kebudayaan para pendahulunya.

"Kita harus kembalikan semangat pendidikan yang karakternya sebagai orang timur. Salah satunya pengenalan adat budaya sopan santun serta bahasa lokal, supaya mereka paham bagaimana sebenarnya kultur kehidupan sosial masyarakat lokal," pungkasnya.

Dirinya berharap, melalui ruangmuatan lokal ini sekolah bisa menyisipkan mengenai kecintaan akan daerah, cara berperilaku sebagai orang berbudaya dan beradat. (f2/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard