Lewati ke konten utama
Lamandau

Pemkab Lamandau Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Redaksi 29-06-2022, 10:12 WIB 1 menit baca
Bupati Lamandau H. Hendra Lesmana saat serahkan Bantuan Stimulan Penyediaan Rumah Swadaya Pra Sejahtera Individual (BSPRSPI) di Aula Bappedalitbang Kabupaten Lamandau, beberapa waktu lalu.
Bupati Lamandau H. Hendra Lesmana saat serahkan Bantuan Stimulan Penyediaan Rumah Swadaya Pra Sejahtera Individual (BSPRSPI) di Aula Bappedalitbang Kabupaten Lamandau, beberapa waktu lalu.

NANGA BULIK - Bupati Lamandau H. Hendra Lesmana mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui program bantuan yang diberikan secara berkala kepada warga kurang mampu.

Hal itu disampaikan Bupati Hendra Lesmana, disela-sela kegiatannya saat menghadiri acara serah terima buku tabungan Bantuan Stimulan Penyediaan Rumah Swadaya Pra Sejahtera Individual (BSPRSPI) di Aula Bappedalitbang Kabupaten Lamandau, beberapa waktu lalu.

"Bantuan yang direalisasikan Pemkab Lamandau, melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan tersebut, merupakan program BSPRSPI sebagai salah satu upaya pemerintah untuk terus meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Lamandau," ucap Hendra Lesmana.

Bupati menjelaskan, BSPRSPI merupakan bantuan pemerintah berupa stimulan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), guna meningkatkan keswadayaan dalam membangun kualitas rumah beserta sarana dan prasarana, serta fasilitas umum lainnya yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler Perumahan dan sharing Dana Alokasi Umum (DAU) yang bersumber dari APBD Kabupaten Lamandau. 

“BSPRSPI merupakan program yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yang dilaksanakan dengan skema Padat Karya Tunai, dan bertujuan mempertahankan daya beli masyarakat. Sekaligus mengurangi angka pengangguran akibat pandemi Covid-19,” ujar Bupati Lamandau H Hendra Lesmana.

Hendra berharap, dengan diserahkannya bantuan ini, maka dapat meningkatkan kualitas hidup, dan kesejahteraan penerimanya yang diserahkan dalam bentuk bahan bangunan, serta bantuan upah tukang. 

Pelaksanaan program ini, lanjut Hendra, nantinya harus dilakukan secara swakelola oleh masyarakat dengan membentuk kelompok penerima bantuan untuk membangun atau memperbaiki rumah secara gotong royong.

"Total sebanyak 38 KK, yang terdiri dari 20 KK yang berasal dari Desa Kujan, serta 18 KK dari Kelurahan Nanga Bulik yang penerima program BSPRSPI ini," pungkasnya. (dm)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard