Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Nelayan dan Petani Harus Waspada Terhadap Cuaca Buruk

Redaksi 10-07-2023, 02:00 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, SP Lumban Gaol. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, SP Lumban Gaol. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Belakangan ini terjadi cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi hingga angin kencang, sehingga sangat rawan bagi para nelayanan untuk melaut menangkap ikan.

Melihat situasi sekarang ini, maka Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), SP Lumban Gaol meminta para nelayanan lebih berhati-hati saat melaut dan kalau perlu menunda sementara.

“Hasil perkiraan BMKG sekarang ini sering terjadi hujan disertai angin kencang, maka dari itu diharapkan bagi masyarakat khususnya nelayan berhati-hati saat berangkat. Cuaca sekarang hampir tidak menentu, pagi cerah dan sore harinya hujan dan berangin kencang,” ucap anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotim tersebut, Senin (10/7/2023).

Politisi Demokrat ini menambahkan, bilamana cuaca tidak memungkinkan diharapkan para nelayan menunda sementara waktu sampai cuaca memungkinkan kembali, karena sangat berisiko apabila memaksakan diri.

Tidak hanya bagi nelayan, lanjutnya, para petani juga harus waspada terhadap cuaca buruk yang dapat membuat gagal panen. Maka perlu kewaspadaan saat melakukan bercocok tanam.

Untuk itu, ia berharap nelayan dan petani harus lebih waspada saat melakukan aktivitas terutama bagi nelayan yang memiliki resiko besar saat berada di laut.

“Pemerintah juga harus memberikan penguatan informasi tentang perkiraan cuaca kepada nelayan dan petani kita, karena dua hal ini sangat mendasar bagi kita semua,” tuturnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard