Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Pemerintah Harus Serius Tangani Eksploitasi Anak Dijadikan Pengemis

Redaksi 02-08-2023, 03:09 WIB 1 menit baca
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Kotim, SP Lumban Gaol. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Kotim, SP Lumban Gaol. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Ketua Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), SP Lumban Gaol mengharapkan ketegasan dari pemerintah daerah dalam penindakan gelandangan atau eksploitasi terhadap anak.

Sebab kata Lumban Gaol, beberapa bulan terakhir di Habaring Hurung julukan Kabupaten Kotim banyaknya gelandangan yang berkeliaran dan mangkal di sejumlah lampu merah untuk meminta-minta dengan harapan belas kasihan orang.

Padahal ungkap anggota DPRD Kotim tersebut beberapa kali mereka sudah tertangkap tangan oleh Satpol PP dan Dinas Sosial, namun bukannya jera tetapi justru makin banyak berdatangan.

“Belum lama ini ada seorang ibu-ibu tertangkap yang diduga sebagai koordinator pengemis tetapi dilepas kembali. Harusnya Dinas Sosial berkoordinasi dengan instansi lainnya untuk langkah selanjutnya, sehingga ada efek jera,” ungkap Lumban, Rabu (2/8/2023).

Dan dirinya menyampaikan sangat miris dengan kondisi itu, sebab banyak sekarang menggunakan anak kecil untuk mendapatkan belas kasihan masyarakat. Padahal anak-anak masa belajar dan bermain bukan harus mencari uang, terlebih dengan cara meminta-minta atau sebagai pengamen di jalanan.

“Jadi pemerintah harus tegas dalam menyikapi banyaknya pengemis berdatangan yang rata-rata dari luar daerah. Minta-minta di jalan raya tersebut sangat membahayakan nyawa mereka apalagi masih anak-anak seperti itu, dan juga merusak tatanan di Kota Sampit sendiri,” tegasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard