APH Diminta Usut Dugaan Permainan BBM Subsidi di Kotim
SB, SAMPIT - Ketua Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim), Sihol Parningotan Lumban Gaol mendesak agar aparat penegak hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotim mengusut tuntas kasus dugaan permainan penyaluran BBM subsidi.
Lumban Gaol mengatakan, selama ini isu terkait dengan penyalahgunaan BBM subsidi sudah sangat meresahkan masyarakat, baik jenis pertalite maupun jenis solar karena sering kali habis.
Bahkan dirinya menduga tentang cepat habisnya BBM subsidi diperjualbelikan secara tidak wajar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga sangat merugikan masyarakat yang benar-benar berhak untuk mendapatkan BBM bersubsidi tersebut.
"Kasian para sopir truk harus dirugikan, karena mengeluarkan uang lebih banyak dan harus bayar parkir dan lain-lain untuk mendapat BBM subsidi. Peraturan darimana orang antre BBM bayar parkir. Hal ini sudah sangat tidak wajar apabila dibiarkan,” ungkap Lumban Gaol, Jumat (11/8/2023).
Dirinya menegaskan, agar kasus tersebut bisa diusut tuntas jangan berhenti ditengah jalan hingga ada tersangka yang ditetapkan.
Lanjutnya, jika ada permainan antara pihak SPBU dengan mafia BBM untuk dijual kembali ke penadah dengan harga di atas penjualan di SPBU maka langkah jaksa harus tegas secara hukum baik pengelola SPBU maupun oknum yang terlibat.
"Harus dibongkar semua siapa saja yang terlibat dari dugaan jika ada permainan penyaluran subsidi BBM tersebut,” tegasnya. (f1/sb)