Kabut Asap Mulai Terjadi, Masyarakat Diminta Gunakan Masker Saat Bepergian
SB, SAMPIT - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur, Sanidin mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan pernafasan dengan cara menggunakan masker pada saat berpergian di luar ruangan.
Karena menurutnya, belakangan ini Kabupaten Kotim, Sampit mulai terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sehingga disaat pagi hari kabut asap mulai tebal yang dapat mengganggu saluran pernapasan.
"Saat ini kita memasuki musim kemarau dan perubahan cuaca, beberapa hari terakhir tidak ada hujan sehingga masyarakat harus menjaga kesehatan di tengah kabut asap ini,” kata Sanidin pada Jumat (18/8/2023.
Dirinya mengatakan, sebagian besar wilayah di Kotim ini adalah tanah gambut dan cuaca yang panas menyebabkan rawannya terjadi kebakaran, sehingga hal itu memunculkan kabut asap di pagi hari dan dapat menggangu penglihatan serta pernapasan yang dapat menyebabkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Sanidin juga meminta kepada seluruh dinas yang terkait untuk selalu memantau kondisi udara di Kotawaringin Timur dan mengantisipasi kondisi semakin parah dan diperlukan penanganan yang serius.
“Saya meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla, yaitu tidak membakar lahan yang menyebabkan kebakaran besar,” tuturnya.
Dirinya berharap agar karhutla ini cepat usai dan menurun, hal tersebut juga harus melalui dengan kerja sama antara pemerintah setempat dan juga masyarakat dalam mengatasi ini. (f2/sb)