Akibat Kemarau, Rumput di Stadion 29 November Mulai Mengering
SB, SAMPIT – Karena cuaca panas dengan suhu ektrem yang melanda Kalimantan Tengah, termasuk Kota Sampit, Kotawaringin Timur membuat beberapa di wilayah setempat mengalami kekeringan, pada musim kemarau membuat rumput lapangang di Stadion 29 November mulai mengalami kekeringan.
Usai direhab untuk perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII kemarin, rumput di sekitar stadion memerlukan perawatan ekstra, karena rumput yang dulunya hijau segar, kini menjadi telah menguning akibat cuaca panas yang sejak beberapa bulan lalu melanda Kotim.
"Seperti yang bisa kita lihat, rumput ini memang memerlukan perawatan dan penanganan cukup ekstra akibat cuaca panas dan musim kemarau yang masih terjadi hingga saat ini," ujar Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, H Halikinnor SH MM, Selasa (29/08/2023).
Dirinya mengatakan, perawatan rutin harus terus dilakukan demi menjaga rumput yang mempunyai standar nasional itu bisa tetap hidup segar dan hijau dengan cara penyiraman dan pemupukan secara teratur.
"Kita terus melakukan penyiraman dan pemupukan supaya rumput tetap segar. Sementara kita akan memotong rumput ini, supaya rumput yang menguning bisa hidup dan merata pertumbuhannya nanti," ucapnya.
Dia menambahkan, setelah melakukan perawatan rutin beberapa hari terakhir, rumput yang awalnya kering sudah mulai menghijau di beberapa titik lapangan, dirinya juga berharap dengan kembali subur rumput tersebut dapat digunakan oleh atlet sepakbola Kotim. (f2/sb)