Kualitas Udara Kotim Memburuk, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Diluar Ruangan
SB, SAMPIT – Akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kabupaten Kotawaringin Timur saat ini masuk pada kategori udara sangat tidak sehat. Hal menjadi perhatian semua pihak teak terkecuali Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dra Rinie Anderson.
Dengan adanya kualitas udara yang sangat buruk itu, Dirinya mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas saat diluar ruangan dan selalu untuk menjaga kondisi tubuh agar terserang penyakit selama musim kemarau tahun ini.
"Kita harapkan agar instansi pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar ruangan, guna menghindari berbagai macam penyakit yang disebabkan asap dari dampak karhutla," ujarnya, Senin (4/9/2023).
Kepada pihak sekolah lanjut Rinie, yang saat ini masih melaksanakan pembelajaran normal seperti biasanya agar meniadakan upacara pagi ataupun olahraga sementara waktu, hal ini dilakukan waktu untuk menjaga kesehatan para pelajar.
"Biasanya ada sekolah yang melaksanakan upacara pagi terlebih dahulu sebelum memasuki ruang kelas begitu juga pada saat pulang sekolah. Kita harapkan untuk ditiadakan sementara waktu agar kesehatan mereka terjaga,” tutur Rinie Anderson.
Berdasarkan data Saat ini, Kotim menduduki urutan pertama wilayah terpolusi. Dampak dari kondidi ini juga sangat buruk bagi kesehatan masyarakat, terutama usia rentan yakni anak-anak, lansia dan juga ibu hamil. (f2/sb)