Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Agustus 2023 Kasus ISPA di Kotim Meningkat

Redaksi 05-09-2023, 03:54 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, Umar Kaderi. (FOTO:ABU)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, Umar Kaderi. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masuk dalam kategori kualitas udara terburuk se-Indonesia pada Agustus 2023, ini sebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dimana-mana dan sekarang kabut asap tebal pun mulai menyelimuliti Kabupaten berjuluk Habaring Hurung tersebut.

Sehingga ini mempengaruhi kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Agustus 2023, meningkat sebanyak 502 kasus dari Minggu pertama hingga minggu ke empat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, Umar Kaderi mengatakan, peningkatan kasus tersebut diduga akibat pencemaran udara karena kebakaran hutan dan lahan yang meluas di Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Pada Agustus Minggu pertama sebanyak 438 kasus dan Minggu ke dua sebanyak 441 kasus. Kasus ISPA sempat melandai minggu ke tiga hanya 373 kasus, namun kembali mengalami kenaikan pada Minggu ke empat sebanyak 502 kasus,” kata Kadinkes Umar Kaderi saat dikonfirmasi pada Selasa (5/9/2023).

Umar Kaderi mengatakan, data tersebut dihimpun dari 21 Puskesmas yang berada di wilayah Kotim dengan kasus terbanyak ditemui di Puskesmas Parenggean I sebanyak 217 kasus ISPA.

"Data kasus ISPA yang meliputi gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak napas,” tuturnya.

Umar menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena kemarau saat ini banyak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan partikel debu berterbangan sehingga kondisi udara kurang bagus untuk kesehatan.

Dirinya mengimbau agar masyarakat segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami demam, pilek, atau pegal-pegal. Supaya tindakan pengobatan bisa secepatnya dilakukan, sebelum kondisi kesehatan kian memburuk.

"Segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika mulai merasa tidak sehat. Jangan ditunda, karena tenaga kesehatan kami siap melayani masyarakat,” tuturnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard