Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Berhasil Mendukung Pengembangan Fasilitas Sekolah, Disdik Apresiasi Komite Sekolah SMPN 2 Sampit

Redaksi 15-09-2023, 12:20 WIB 1 menit baca
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotim, M Irfansyah saat menghadiri Rakor Pengendalian dan Pengoptimalan Program Pendidikan, beberapa waktu lalu. (FOTO:ABU)
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotim, M Irfansyah saat menghadiri Rakor Pengendalian dan Pengoptimalan Program Pendidikan, beberapa waktu lalu. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Sampit berhasil mengembangkan mutu pendidikan dan fasilitas pendidikan dalam mendukung Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh pemerintah.

Atas keberhasilan yang diraih tersebut mendapat apresiasi dari Plt Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Irfansyah.

Menurut Irfansyah, Komite Sekolah dari SMPN 2 Sampit berhasil menjalankan peran dan fungsinya dengan baik. Tak hanya memastikan kualitas pendidikan namun juga membantu peningkatan pelayanan sinergitas mutu pendidikan.

"Dana Bos kita itu terbatas namun dukungan dari pihak ketiga yakni Komite Sekolah SMPN 2 Sampit sangat luar biasa untuk pengembangan fasilitas dalam mendukung program Merdeka Belajar,” ungkap Irfansyah saat dikonfirmasi Jumat (15/9/2023).

Disebutkannya, bahwa Komite Sekolah bertugas mengawasi pelayanan pendidikan di sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dan Komite Sekolah itu punya hak dalam satuan pendidikan dalam hal kebijakan anggaran, baik pendapatan maupun belanja sekolah, rencana kerja agggaran sekolah (RAPBS/RKAS) bahkan kriteria kerja sama dengan pihak lain pun butuh pertimbangan dari Komite Sekolah.

"Selama ini dana dari pihak ketiga kepentingannya untuk pelayanan peserta didik semua. Fasilitas SMPN 2 Sampit sudah mulai standar dan pelan-pelan sudah terpenuhi kelengkapan fasiltasnya berkat kerja keras pihak pihak ketiga atau Komite Sekolah,” ujarnya.

Dirinya berharap  tetap kompak para ketua komite dan pengurusnya di masing-masing sekolah kompak tak hanya di SMPN 2, tetapi semua sekolah agar pendidikan itu menjelma menjadi sebuah kekuatan dalam mewujudkan Kurikulum Merdeka Belajar. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard