Tangani Karhutla, Dinas PUPRPRKP Kotim Turunkan Alat Berat Buat Embung
SB, SAMPIT – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih saja terjadi, namun dalam penanganan sendiri masih terkendala sumber air akibat kemarau yang panjang terjadi kekeringan.
Untuk mendapatkan pasokan air dalam memadamkan karhutla, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) setempat pun langsung menurunkan alat berat amfibi untuk mengeruk drainase.
Nantinya drainase dibuat embung atau cekung penampung air sementara agar memudahkan pemadaman karhutla.
"Pengerukan ini sesuai dengan arahan bupati berapa hari lalu untuk pembuatan embung air dalam memudahkan petugas pemadam karhutla. Hari ini pengerukan dilakukan di lima titik,” kata Plt Kadis PUPRPRKP Kotim, Kaspul Zein, belum lama ini.
Dirinya mengatakan, pengerukan dilakukan di Jalan Moh Hatta, dekat simpang Jalan Pelita Barat sebanyak dua titik, Jalan Ir Soekarno dua titik dan di Jalan Tjilik Riwut km 9 dekat SPBU.
Dan lebih lanjut dirinya menyampaikan, lima lokasi yang dilakukan pengerukan atau normalisasi drainase merupakan daerah yang rawan terjadinya kebakaran lahan beberapa kali terjadi.
"Pengerukan dilakukan menggunakan alat berat oleh tenaga teknis lapangan kami dengan kedalaman sekitar empat meter, ini digunakan untuk menampung air sekaligus embung untuk mempermudah petugas,” ungkapnya.
Harapannya dengan adanya embung ini, banyak lokasi cadangan air sehingga memudahkan dan mempercepat tim mengambil air agar upaya lebih maksimal sehingga pemadaman kebakaran bisa dilakukan dengan cepat. (f1/sb)