Dinkes Imbau Puskesmas Maksimalkan PIS-PK dan Warga Binaan
SB, SAMPIT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Motawarigin Timur (Kotim) mengajak seluruh puskesmas di Kotim untuk memaksimalkan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dan bantu melayani warga binaan.
"Puskesmas merupakan ujung tombak suksesnya program PIS-PK dengan pendataan warga hingga tingkat RW. Begitupun dengan warga binaan yang ada disetiap wilayah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi saat dikonfirmasi, Jumat (29/9/2023).
Dirinya, mengatakan pelaksanaan PIS-PK ini dilakukan oleh tenaga kesehatan di puskesmas, nantinya data dikumpulkan untuk mengetahui status kesehatan masyarakat Kotim.
Lanjutnya, begitupun dengan warga binaan, petugas kesehatan harus melakukan input data dari hasil pendataan yang dilakukan baik di Lapas, Dinsos atau yayasan. Agar nantinya, petugas biaa dilakukan pengelompokan berdasarkan status kesehatannya.
"Nanti terlihat status kesehatan masyarakat baik dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan dan tingkat kota. Untuk warga binaan tidak semua berdominsili sama jadi nanti di pila oleh petugas,” ujarnya.
Dirinya berharap, puskesmas terus melakukan pendataan setiap bulannya dengan harapan kesehatan di Kotiim dapat dengan cepat ditangani oleh petugas kesehatan setempat. Dengan begitu, setiap ada permasalahan di masyarakat sudah bisa ditangani dengan baik. (f1/sb)