Lewati ke konten utama
Pemkab Gunung Mas

Bunda PAUD Gumas Harapkan Berikan Pembelajaran Yang Menyenangkan Pada Anak

Redaksi 02-10-2023, 12:42 WIB 2 menit baca
Bunda PAUD Gumas, Mimie Mariatie Jaya S Monong bersama para camat dan Bunda PAUD Kecamatan foto bersama usai mengikuti Sosialisasi Penyelenggaraan Proses Belajar. (FOTO:DISKOMINFO)
Bunda PAUD Gumas, Mimie Mariatie Jaya S Monong bersama para camat dan Bunda PAUD Kecamatan foto bersama usai mengikuti Sosialisasi Penyelenggaraan Proses Belajar. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, KUALA KURUN – Bunda PAUD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Mimie Mariatie Jaya S Monong hadiri kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Proses Belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2023 di Kecamatan Rungan, bertempat GPU Gloria Kelurahan Jakatan Raya, Jumat (27/9/2023).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga kabupaten setempat.

Kegiatan dihadiri oleh Camat Rungan, Camat Rungan Barat, Camat Rungan Hulu dan Camat Manuhing, Bunda PAUD Kecamatan Rungan, Bunda PAUD Kecamatan Rungan Hulu, Bunda PAUD Kecamatan Rungan Barat dan Bunda PAUD Kecamatan Manuhing, Bunda PAUD Kelurahan dan Bunda PAUD Desa Se- Kecamatan Rungan, Kecamatan Rungan Hulu, Kecamatan Rungan Barat dan Kecamatan Manuhing, Kepala Sekolah TK, KB, SPS dan TPA se-Kecamatan Rungan, Kecamatan Rungan Hulu, Kecamatan Rungan Barat dan Kecamatan Manuhing.

“Ini bertujuan mewujudkan proses transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Maka dapat membangun kemampuan pada anak, dengan itu perlu dilakukan secara bertahap dan dengan cara yang menyenangkan agar manfaat baik dari pembelajaran tercapai,” terang Mimie Mariatie Jaya S Monong.

Satuan pendidikan perlu menghilangkan tes baca, tulis, dan berhitung (calistung) dari proses penerimaan peserta didik baru pada pendidikan dasar (SD).

“Ya, karena setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan layanan pendidikan dasar, sangat tidak tepat apabila anak diberikan syarat tes untuk mendapatkan layanan pendidikan dasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu langkah untuk pembelajaran masa perkenalan bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama untuk membangun enam kemampuan fondasi anak secara berkelanjutan dari PAUD, hingga kelas dua pada pendidikan dasar.

“Dengan metode pembelajaran yang menyenangkan anak merasa senang dalam belajar, anak percaya bahwa dirinya pasti bisa asalkan mau berusaha, anak mampu mengelola emosi dan menghargai orang lain, anak dapat merawat diri dan barang-barang yang menjadi tanggung jawab diri, anak paham kata dan keterkaitannya dengan huruf serta bunyinya, anak mampu menyimak dan dapat mengutarakan gagasan sederhana,” jelasnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard