Bulan September, Sebanyak 3.208 Orang di Kotim Terpapar ISPA
SB, SAMPIT – Sebanyak 3.208 orang di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Ini dampak kabut asap terus menyelimuti akibat kebakatan hutan dan lahan (karhutla).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi saat dihubungi awak media seputarborneo.com, Rabu (4/10/2023).
"Angka ISPA di Kotim pada September 2023 mengalami tren peningkatan mencapai 3.208 kasus. Angka ini menjadi yang paling tinggi sejak Januari 2023. Pada Minggu ke-36 menuju 37 sempat turun namun naik kembali. Penyebabnya polusi udara akibat karhutla,” sebut Umar Kaderi.
Dirinya juga menjelaskan, rincinya data ISPA di Kotim pada September untuk minggu pertama 834 kasus, minggu kedua 667 kasus, minggu ketiga 819 kasus dan minggu keempat 888 kasus.
"Sesuai data dari Puskesmas wilayah, kasus paling tinggi dari Kecamatan Mentaya Baru Ketapang sekitar 500 kasus sedangkan paling rendah dari Tumbang Senyahuan 4 kasus dan Sebabi 5 kasus dan sisanya tersebar di 14 Kecamatan lainnya,” sebutnya.
Untuk mengatasi persoalan itu dari sisi kesehatan, pihaknya terus melakukan sejumlah upaya. Selain dengan mengajak masyarakat menerapkan 6M dan 1S Disidik juga terus memastikan stok logistik disetiap Puskesmas terus terpenuhi. (f1/sb)