Pasca Bentrok di PT HMBP Menewaskan 1 Orang, Gubernur Pimpin Rapat Tertutup
SB, SAMPIT - Unsur Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan rapat tertutup membahas polemik warga terhadap PT Hamparan Masawit Bangun Persada I (HMBP), Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan. Kegiatan ini bertempat di aula lantai tiga Aula Aquarius Sampit pada Minggu (8/10/2023).
Forkopimda Kalteng yang melakukan rapat tertutup terdiri dari Gubernur, Kapolda, Danrem, Kajati, Ketua DAD Provinsi, Ketua DPRD Provinsi, Pj Bupati Seruyan, Bupati Kotim, Kapolres Seruyan, Kapolres Kotim, Dandim 1015 Sampit, Kepala Kejaksaan Negeri Sampit.
Pertemuan tersebut usai terjadinya peristiwa penembakan di Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, hingga menyebabkan dua orang warga jadi korban. Satu meninggal dunia dan satunya lagi mengalami luka tembak bagian punggung tembus tulang ekor.
"Kami sudah ada keputusan tapi sementara belum bisa disampaikan, kami berkunjung ke Desa Bangkal lebih dulu nanti akan diinfokan secara keseluruhan,” terang Gubernur Kalteng Sugianto Sabran setelah memimpin rapat tertutup bersama Forkompida.
Dalam insiden tersebut juga polisi sudah mengamankan 20 orang yang diduga terlibat, dan sejumlah barang bukti seperti senjata tajam dan bom melotov. (f1/sb)