Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Dinkes Perkuat Pokjanal Posyandu Setiap Kecamatan

Redaksi 11-10-2023, 07:49 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi. (FOTO:ABU)
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan memfasilitasi upaya memperkuat kelembagaan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu di Kotim.

Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi mengatakan, integrasi pelayanan kesehatan mulai dari puskesmas kecamatan sampai ke tingkat desa melalui Pustu dan ditingkat dusun, RT dan RW melalui  kegiatan  posyandu dan kunjungan rumah oleh kader.

Harus diperlukan penataan kelembagaan, sumber daya dan pola pembinaan berjenjang melibatkan semua pihak agar integrasi pelayanan kesehatan sebagai  salah  satu inisiatif utama dalam transformasi pelayanan kesehatan primer ini dapat berjalan dengan optimal.

“Diharapkan Pokjanal Posyandu yang ada di Kotim saat ini benar-benar menjadi wadah koordinasi pengelolaan program terutama dalam Integrasi Layanan Primer (ILP),” sebutnya, Rabu (11/10/2023).

Umar menjelaskan, pembinaan tidak hanya dari sektor kesehatan tetapi juga unsur pemerintah lainnya serta memerlukan peran serta masyarakat, seperti lembaga profesi, perguruan tinggi, swasta, dunia usaha dan sebagainya.

"Alhamdulillah sejauh ini tenaga kesehatan baik dari rumah sakit dan perguruan tinggi di Sampit selalu ikut ambil bagian setiap kegiatan baik penyuluhan maupun pelayanan tentang transformasi layanan kesehatan primer,” terang Umar Kaderi.

Pihaknya terus mendekatkan pelayanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun serta memperkuat pemantauan wilayah setempat melalui digitalisasi sistem informasi pelayanan kesehatan primer.

Tentu pemerintah memiliki sejumlah tanggung jawab yang harus dilaksanakan, yang meliputi tanggung jawab untuk merencanakan, mengatur, menyelenggarakan, membina dan mengawasi penyelenggaraan upaya kesehatan yang merata dan terjangkau oleh masyarakat.

"Kami bertanggung jawab untuk memberdayakan dan mendorong peran aktif masyarakat dalam segala bentuk upaya kesehatan. Pokjanal posyandu harus dilakukan dengan komitmen yang kuat,tidak  sekedar  melakukan pembentukan pokjanal, tanpa kejelasan tugas dan fungsi,” tegasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard