seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Wabup Miris Anak SMP Membuka Layanan Prostitusi

by Redaksi - Tanggal 06-11-2023,   jam 04:46:42
Wakil Bupati Kotim, Irawati saat membuka kemah budaya di halaman Museum Kayu Sampit. (FOTO:AQMAR) Wakil Bupati Kotim, Irawati saat membuka kemah budaya di halaman Museum Kayu Sampit. (FOTO:AQMAR)

SB, SAMPIT - Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, Irawati merasa miris dan prihatin karena dirinya mendapat kabar adanya dugaan anak Sekolah Menegah Pertama (SMP) di daerah Kotawaringin Timur yang membuka layanan prostitusi.

"Saya sudah melakukan razia dan ada yang melakukan pelayanan tersebut, padahal anak tersebut masih duduk di bangku SMP yang ada di Kotawaringin Timur," kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Senin (06/11/2023).

Dirinya merasa miris dan prihatin terhadap anak SMP yang melakukan hal tersebut, padahal masih duduk di bangku kelas 2 SMP, dan mirisnya mucikarinya juga anak SMP kelas 3. Pihaknya telah membawa anak tersebut pihak yang berwajib untuk segera dilakukan penelusuran lebih lanjut.

Irawati menegaskan, hal tersebut dapat bermula dari penyalahgunaan teknologi dan pergaulan yang bebas di zaman sekarang. Anak-anak diberikan kebebasan dalam menggunakan teknologi termasuk HP dan justru malah menggunakannya dalam hal negatif.

Pihaknya juga telah memintai keterangan terhadap anak tersebut, dirinya merasa terkejut karena hal tersebut seakan-akan menjadi candu, dalam artian hal tersebut tidak hanya melakukan sebuah pelayanan tetapi juga sudah menjadi hobi yang bisa saja ditawarkan kepada teman sekelasnya.

"Saya merasa prihatin terhadap masa depan mereka nantinya bagaimana. Karena mereka tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan saja, karena sebetulnya dia orang kaya dan sudah berani menawarkan hal tersebut, yang berarti dia memiliki link yang luas dan pengalaman yang sudah terlatih," tegas Irawati. (f2/sb)