Rudianur Minta Pemda Susun Program Pemulihan Ekonomi
SB, SAMPIT - Kurang lebih 2 tahun dilanda Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi perekonomian daerah, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Wakil Ketua Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim, Rudianur mengatakan, belum stabilnya ekonomi daerah maka pemerintah daerah diminta menyusun program dan kegiatan tahun 2023 tentang penguatan ekonomi.
Sebab kata Politisi Partai Golkar ini, dampak dari pandemi 2 tahun melanda menyebabkan ekonomi terpuruk, maka harus cepat dan sigap dalam membangkitkan perekonomian kembali stabil.
Rudianur menyampaikan, kenapa dirinya meminta pemerintah daerah segera menyusun program pemulihan ekonomi tahun 2023, karena penyusunan Program Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 itu bisa terwujud asalkan kesepakatan antara legislatif dan eksekutif tertuang dalam nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Kotim tahun 2023.
"Kita harapkan saat pelaksanaan rapat bersama, ada poin penguatan ekonomi. Nah disitu kita bahas bersama, yaitu itu peningkatan produksi pertanian, perikanan dan peternakan. Mengikat Kotim memiliki potensi itu semua," terangnya, Selasa (11/10/2022).
Tidak kalah penting juga, kata Rudianur, dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) agar lebih berwawasan lingkungan, juga penyediaan sarana dan prasarana perdagangan dalam rangka penguatan sekaligus pemulihan ekonomi secara berkala dan berkesinambungan.
Ia juga mengharapkan, dalam mendongkrak pemulihan ekonomi pemerintah daerah menggerakkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kotim.
"Intinya bagaimana kita bersama-sama memulihkan stabilitas ekonomi pasca dilanda Pandemi Covid-19, yaitu melalui program yang disampaikan dan juga peningkatan wisata karena Sampit memiliki pantai, tinggal bagaimana kita memoles agar terus diminati," tukasnya. (ok)