Alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi truk kontainer yang terguling. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, PALANGKA RAYA - Akibat kurang fokus dalam mengemudi menyebabkan satu unit truk trailer merek Hino terbalik pada Rabu (6/12/023) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Tergulingnya truk bernopol KH 8029 LN itu terjadi akibat menghantam barrier yang berada di pulai jala Jalan Tjilik Riwut Km 10, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Adapun pengemudi dari truk tersebut adalah seorang pria bernama Hermanto (56) yang merupakan warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Beruntung dari kejadian itu, sopir tidak mengalami luka-luka dan dinyatakan sehat.
Kasat Lantas Polresta Palangka Raya AKP Salahiddin melalui Kanit Gakkum Iptu Eko Nurhanto mengatakan, bahwa kasus kecelakaan tunggal itu telah ditangani pihaknya dan dalam tahap proses penyelidikan.
"Untuk truk yang sebelumnya membentang di badan jalan itu kini telah dievakuasi sementara ke bahu jalan agar tidak menghambat arus lalu lintas setempat," katanya saat dikonfirmasi awak media.
Menurutnha, mulanya truk meluncur di Jalan Tjilik Riwut dari arah Tangkiling menuju ke arah Bundaran Besar. Sesampainya di lokasi kejadian, sopir mengalami hilang kendali sehingga terjadi kecelakaan tersebut.
“Di karenakan pengemudi dalam kondisi mengantuk serta tidak memperhatikan arus lalu lintas yang berada didepannya terdapat Barier dan jarak yang sudah terlalu dekat sehingga tidak bisa menghindar lagi dari kecelakaan itu,” sebutnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat Kota Palangka Raya khususnya para pengemudi kendaraan roda dua, roda empat dan roda empat atau lebih khususnya pada situasi malam hari dan cuaca hujan agar selalu waspada dan berhati-hati.
“Selalu konsentrasi dengan situasi arus lalulintas di depan dan situasi yang berada di sekelilingnya. Utamakan selamat saat berlalulintas di jalan raya. Apabila kondisi badan lelah, mengantuk dan tidak memungkinkan mengemudi jangan dipaksakan," terangnya.
Berhentilah di tempat yang aman yang tidak mengganggu atau membahayakan arus lalulintas,” pungkasnya. (rk/sb)