Siaran rilis yang digelar oleh Satreskrim Polresta Palangka Raya, Kamis (14/12/2023). (FOTO:ISTIMWA)
SB, PALANGKA RAYA - Terungkap sudah alasan sepasang sejoli yang sebelumnya diamankan petugas kepolisian usai tertangkap tangan hendak menguburkan orok bayinya.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, mulanya kejadian terungkap setelah jajaran anggota Polsubsektor Jekan Raya tengah melakukan patroli di Jalan Mahir Mahar, Rabu (13/12/2023) dini hari.
Ketika itu personel melihat sepasang pria dan wanita berboncengan menggunakan sepeda motor: dimana perempuan tersebut terlihat membawa cangkul dan kardus. Hal itu membuat kecurigaan hingga akhirnya diberhentikan dan diperiksa.
Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Ronny M Nababan mengungkapkan, pelaku atau orang tua dari orok bayi tersebut, laki-laki berinisial AR (15) dan NSA (15). Keduanya ini sama-sama masih mengeyam dibangku pendidikan di salah satu SMP di Palangka Raya.
“Jadi motif dari tindakan yang dilakukan oleh keduanya ini karena takut kehamilannya diketahui orang lain oleh sebab itu memutuskan untuk melakukan aboris,” katanya saat jumpa oers, Kamis (14/12/2023).
Lanjutnya, kedua mengaku bahwa bayi yang sebelumnya dikeluarkan secara paksa ini adalah hasil dari hubungan gelapnya atau diluar nikah antara keduanya.
“Setelah mengetahui mengandung bayi, NSA memberitahukan kepada kekasihnya AR agar digugurkan saja. Kemudia AR meminta tolong kepada kakaknya berinisial HN untuk mencarikan obat penggugur kandungan,” urainya.
HN berhasil membeli obat penggugur kandugan dengan harga Rp 4.000.000 dari seseorang yang berada di Kabupaten Katingan. Setelah obat itu didapatkan segera diberikan kepada NSA.
“Kemudian NSA meminumnya dan ada sebagian obat yang dimasukan ke dalam kemaluannya. Kurang lebih menunggu 24 jam, NSA mengalami kontraksi hebat hingga akhirnya janin yang di kandung keluar atau berhasil digugurkan,” ungkapnya.
Setelah berhasil, NSA menghubungi pacarnya berinisial AR, lalu AR menyuruh NSA untuk menguburkan janin bayi tersebut.
“Untuk jenis kelamin dari janin tersebut adalah laki-laki dan usianya diperkirakan kurang lebih berumur 6 bulan,” tutupnya. (rk/sb)