Waka Polres Kotim, Kompol Yosef Tortet saat menyampaikan laporan evaluasi akhir tahun. (FOTO:ABU)
SB, SAMPIT - Sebanyak 94 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi di wilayah hukum Polres Kotawaringin Timur (Kotim). Jumlah itu terjadi selama Januari hingga 28 Desember 2023.
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Wakapolres Kompol Yosef Tortet pada saat rapat evaluasi akhir tahun di rumah jabatan bupati Kotim.
Dirinya menyebut, kejadian laka lantas itu terhitung sejak Januari Desember 2023. Jumlah korban tewas itu tercatat dalam 215 kejadian laka lantas.
"Totalnya ada 215 kejadian. Untuk jumlah korban meninggal dunia 94 jiwa. Kemudian luka berat 8 orang dan luka ringan sekitar 280 orang,” kata Waka Polres Kompol Yosef Tortet, Jumat (29/12/2023).
Untuk jumlah kerugian materil akibat kejadian laka lantas mencapai sekitar Rp 690.800.000. Sedangkan laka lantas terjadi antara kendaraan bermotor, baik roda dua, roda empat, roda enam dan kendaraan lainnya.
Menurut Yosef, jumlah kejadian laka lantas mengalami kenaikan dibanding tahun 2022. Yakni pada 2022 lalu total kejadian 143 laka lantas sedangkan 2023 berjumlah 215.
"Kenaikan sekitar 50 persen dari tambahan 72 kejadian laka lantas tahun 2023,” sebut Wakapolres Kotim.
Sementara untuk penyebab laka lantas, jelas dia, rata-rata terjadi akibat faktor penerangan jalan dan kurangnya rambu, human eror manusia alias manusia, jalan, cuaca dan kelayakan kendaraan.
"Artinya laka lantas dari semua faktor yang paling dominan yakni karena peneramgan jalan yang kurang dan kelalaian pengendara, yang kurang fokus saat berkendara,” disebut perwira polri melati satu itu.
Dirinya mengatakan pihaknya terus berupaya untuk menekan kejadian laka lantas. Termasuk melakukan imbauan rutin kepada masyarakat, menggelar patroli penertiban pelanggaran lalu lintas, serta berkoordinasi dengan dinas terkait daerah rawan kecelakaan untuk dilakukan perbaikan. (f1/sb)