Petugas kepolisian ketika berada di lokasi penusukan di Jalan RTA Milono. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA - Diduga akibat pengaruh minuman beralkohol membuat seorang pengendara menjadi tidak fokus dalam memacu kuda besinya sehingga menyenggol pengendara lainnya.
Insiden itu dialami oleh seorang pria bernama Samsul. Akibatnya lelaki berusia 30 tahun itu dikejar oleh sekelompok pemotor usai tidak sengaja menyenggol.
Peristiwa tersebut bermula ketika korban tengah berkendara di Jalan RTA Milono, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya pada Senin (1/1/2024) dini hari.
Paman korban, Arya mengungkapkan, bahwa awalnya ponakannya ini sedang berkendara dan tidak sengaja menyenggol sepeda motor pengendara lain.
“Kondisinya ponakan saya itu dalam keadaan mabuk dan tidak sengaja menyenggol orang kemudian ia dikejar sehingga langsung melarikan diri,” katanya.
Lanjutnya, korban ketika itu mencoba kabur dengan mendatangi warung tempat ia berjualan. Saat tiba, motor tak sempat distandar, sehingga jatuh di depan warung dan langsung berlari ke dalam warung karena masih dibuntuti.
“Usai masuk ke dalam warung saya tidak tahu apa-apa dan mencoba melindunginya dari kejaran sekelompok orang tidak dikenal tersebut,” urainya.
Namun ketika itu ada salah satu dari gerombolan pria mencoba menyerobot masuk ke dalam warung untuk mencari korban. Awalnya ia mengira bahwa korban hanya mendapat bogeman saja.
“Saya mengira awalnya memukul, ternyata terduga pelaku menusuk keponakan saya menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis pisau kecil,” paparnya.
Setelah mendapat tusukan tersebut, kotban langsung berteriak. Kejadian pengeroyokan dan penusukan tersebut terjadi sekira pukul 01.46 WIB usai perayaan pergantian tahun.
“Kalau luka yang paling jelas saya lihat pada leher bagian belakang dan punggungnya, serta diduga lebih dari 3 tusukan,” tutupnya.
Atas insiden tersebut, korban langsung segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis atas luka tusukan yang didapatnya itu. (rk/sb)