Petugas saat melakukan evakuasi ular piton, pada Rabu (10/1/2024). FOTO:ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA - Menindak lanjuti laporan masyarakat, tim relawam Emergency Response Palangka Raya (ERP) berhasil mengevakuasi satu ekor ular piton berukuran cukup besar, pada Rabu (10/1/2024) kemarin.
Peristiwa kemunculan reptil melata yang terkenal dengan lilitannya itu terjadi rumah milik warga bernama Sawin terletak di Jalan Bromo, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Informasi yang dihimpun, ketika itu pemilik rumah sedang asyik membersihkan pekarang rumah dari rumput-rumput liar yang tumbuh subur. Saat itu ia dikejutkan dengan kemunculan ular piton berukuran cukup besar tersebut.
Insiden itu kemudian dilaporkan ke Divisi Animal Rescue dari Relawan Emergency Response Palangka Raya (ERP) untuk segera ditindak lanjuti dan dievakuasi agar tidak membahayakan pemilik rumah.
Ketua ERP, Jean Steve mengatakan, ular dengan nama latin Malayopython Reticulatus itu ditemukan tengah bersembunyi pada bagian bawah batang pohon yang ditebang dan ditutupi rumput liar.
“Proses evakuasi berlangsung selama 10 menit. Ular tersebut sempat melakukan perlawanan dengan menyerang tim yang bertugas. Beruntung berkat keahlian dan pengalaman yang mumpuni, ular berhasil dievakuasi,” katanya, Kamis (11/1/2024).
Lanjutnya, berdasarkan keterangan yang dihimpun, mulanya pelapor ketika itu sedang membersihkan pekarangannya dari rumput liar yang sudah tumbuh cukup tinggi dengan cara menebasnya. Namun tak disangka, secara tiba-tiba ia dikejutkan dengan reptil tersebut.
Usai berhasil dievakuasi, ular Piton ini memiliki panjang 4,5 meter dengan berat kurang lebih 25 Kg. Piton berukuran besar tersebut langsung dimasukan ke karung untuk di bawa ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah.
“Ular kita serahkan ke BKSDA Kalteng untuk disterilisasi dan dilepasliarkan ke habitatnya, jauh dari pemukiman dan aktivitas masyarakat,” pungkasnya. (rk/sb)