Tim Basarnas Palangka Raya melakukan evakuasi kepada warga yang terendam banjir di Kabupaten Murung Raya. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, PURUC CAHU – Tim Basarnas Palangka Raya dikerahkan untuk melakukan evakuasi para korban banjir di wilayah Kabupaten Murung Raya. Hal ini disebabkan kondisi debit air terus naik dan meluas dan ditambah intensitas curah hujan terus tinggi.
Kepala Basarnas Palangka Raya AA Alit Supartana di Palangka Raya mengatakan, berdasarkan data yang didapat dari BPBD Kabupaten Murung Raya ketinggian air bervariasi sekitar 50 sampai dengan 200 cm.
“Dari data BPBD Murung Raya diketahui bahwa 1.411 rumah terendam air dan jumlah warga yang terdampak banjir sekitar 5.322 jiwa. Sehingga mereka dilakukan evakuasi ke lokasi yang sudah disiapkan pemerintah,” ucap Alit Supartana, Jumat (19/1/2024).
Ia menjelakkan, anggota di lapangan dilengkapi dengan 1 Unit Rescue Car dan 1 Unit Rubber Boat, selain itu dilengkapi peralatan pertolongan di air, peralatan evakuasi, peralatan medis dan drone untuk memudahkan pemantauan banjir lewat udara.
Menurut Kepala Basarnas Palangka Raya, pada Rabu (17/1/2024) sekitar pukul 21.00 WIB mereka menerima informasi dari pihak BPBD Murung Raya bahwa banjir yang terjadi di daerahnya semakin meluas.
“Tim pu langsung diberangkatkan, pada Kamis (18/1/2024) langsung melakukan evakuasi warya yang rumahnya terus terendam banjir khususnya anak-anak dan lansia,” terangnya.
Diketahui, selain rumah warga terendam banjir juga merendam beberapa fasilitas umum seperti tempat ibadah, jembatan, kantor pemerintah, posyandu dan sekolah. (sb)