seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung, Pria Ini Sempat Beraktivitas

by Redaksi - Tanggal 04-02-2024,   jam 01:02:19
Petugas ketika ingin mengevakuasi jenazah korban. (FOTO: ISTIMEWA) Petugas ketika ingin mengevakuasi jenazah korban. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Sungguh nekat perbuatan yang dilakukan oleh seorang pria bernama Bastianor. Tanpa berpikir panjang kedepannya, ia mengakhiri hidupnya dengan cara yang cukup mengenaskan, yakni gantung diri.

Aksi yang dilakukan pemuda berusia 28 tahun tersebut terjadi di Jalan dr Murjani, Gang Karyawan, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Sabtu (3/2/2024) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun awak media, bahwa perbuatan nekat yang dilakukan koban terkuak setelah adiknya bermaksud mengunjungi ke kediamannya di salah barak yang ada di kawasan tersebut.

Namun nahas, ketika itu korban telah ditemukan dengan keadaan tidak bernyawa dengan kondisi tergantung di kamar baraknya. Sontak saja insiden itu membuat geger masyarakat yang tinggal di pemukiman setempat.

Salah seorang tetangga korban, Masrani mengatakan, sebelum ditemukan tewas dengan cara mengenaskan itu, korban masih sempat terlihat oleh warga lainnya selepas waktu magrib. 

“Warga setempat ada yang melihat korban berkaktivitas seperti biasanya. Korban juga metika itu terlihat dalam keadaan sehat bugar dan baik-baik,” katanya kepada awak media di lokasi penemuan jasad korban.

Menurutnya, mengenai karakter dari korba, ia terkenal memiliki kepribadian yang tertutup. Kepada warga sekitar, korban tidak pernah bercerita sedang mengalami kesulitan atau masalah yang tengah dihadapinya.

“Sehari-hari korban ini akrab disapa dengan nama. Anuy. Korban memang tinggal sendiri saja, namun ibunya juga turut tinggal di barak itu dan hanya bersebelahan pintu saja,” urainya.

Sementara itu, untuk diketahui bahwa aparat kepolisian dari Polsek Pahandut dan Tim Inafis Polresta Palangka Raya langsung mendatangi ke lokasi kejadian guna segera mengambil tindakan awal.

Jenazah korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, sedang petugas berwajib ketika itu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan juga meminta sejumlah keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi. (fk/sb)