seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Terungkap, Mayat Mengapung di Kawasan PPM Sampit Diduga Alami Gangguan Jiwa

by Redaksi - Tanggal 18-02-2024,   jam 04:16:37
Jasad korban yang ditemukan mengapung di Sungai Mentaya di kawasan PPM Sampit saat dievakuasi. (FOTO: ISTIMEWA) Jasad korban yang ditemukan mengapung di Sungai Mentaya di kawasan PPM Sampit saat dievakuasi. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Mayat yang mengapung di dermaga susur Sungai Mentaya diduga mengidap gangguan jiwa oleh keluarganya, mayat itu bernama Pendiansah (45) warga Jalan Demila 12, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Menurut Mansyah saudara korban bahwa saat ini korban tengah dalam perawatan dan meminum obat dengan resep dokter.

Dirinya meyakini bahwa korban tidak pernah membuat masalah dan memiliki musuh ataupun dendam kepada siapapun.

"Memang orangnya ada gangguan jiwa, dia masih dalam perawatan tiap hari. Semasa hidup tidak pernah bermasalah sama orang," kata Mansyah, Minggu (18/2/2024).

Ia juga mengatakan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia beberapa hari tidak pernah keluar rumah lagi. Korban mulai meninggalkan rumah Kamis malam.

Lanjutnya, keluarganya pun ternyata sempat melapor polisi sejak pukul dua dini hari dan telah melapor 24 jam atas kehilangan korban karena tidak pulang selama beberapa hari. 

"Hilangnya malam jumat kemarin, kami sempat laporan ke Polsek Ketapang dan Baamang sebelumnya karena sudah 24 jam tidak kembali," jelasnya. 

Saat ini jenazah telah dimakamkan oleh keluarga korban setelah dikremasi dari kamar mayat rumah sakit Murjani. (f1/sb)