Kapolres Kotim AKBP Sarpani ketika diwawancara sejumlah wartawan. (FOTO:ABU)
SB, SAMPIT - Aparat kepolisian dibantu TNI dan Brimob melakukan penjagaan ketat rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara pemilu 2024 yang berlangsung di Aula Islamic Center, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kapolres Kotim AKBP Sarpani mengatakan, untuk mengantisipasi segala kemungkinan pada rapat pleno KPU Kotim tersebut, maka seluruh tamu termasuk komisoner penyelenggara pemilu dan saksi- saksi pasangan capres cawapres maupun caleg diperiksa menggunakan detektor.
"Aparat kepolisian yang berjaga di depan pintu dengan menerapkan sistem one get one. Sistem ini melakukan pengecekan menggunakan metal direktor/sensor satu per satu," kata Sarpani, Minggu (25/2/2024).
Ia juga mengatakan,pengamanan rapat pleno terbuka tersebut sebanyak 30 orang dari Polres Kotim dibantu Kodim 1015 Sampit sebanyak 5 orang dan dari internal serta dari Brimob. Sarpani memastikan, lokasi rapat pleno tersebut sudah disterilisasi.
Kapolres Kotim mengharapkan jalannya rapat pleno KPU Kotim tidak ada kejadian khusus. Apabila memang ada kecurangan pada saat penghitungan di tingkat PPK maupun tingkatan pelaksanaan pemilu 2024 agar dilaporkan sesuai mekanisme yang telah diatur oleh undang-undang.
"Upaya pengamanan ketat kita upayakan, bagi petugas akan stanbay 24 jam dilokasi dari perhitungan sampai dengan selesai serta menjaga logistik pemilu," ungkapnya.
Senada dengan aparat, Dipihak Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kotawaringin Timur juga berharap, kegiatan pleno rekapitulasi tingkat kabupaten bisa berjalan dengan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidakk diinginkan.
"Setiap tamu undangan yang datang akan diberikan satu id card untuk akses masuk ke dalam ruangan," ujar Ketua KPU Kotim M Rifqi. (f1/sb)