seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tujuh Kali Beraksi, Komplotan Pencuri Motor Dibekuk Polisi

by Redaksi - Tanggal 28-02-2024,   jam 01:43:50
Dua pelaku pencurian di wilayah Kota Sampit berhasil diamankan polisi. (FOTO:ISTIMEWA) Dua pelaku pencurian di wilayah Kota Sampit berhasil diamankan polisi. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Dua orang terduga pelaku pencurian berinsial BL (35) dan BY (29) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sampit tak berkutik ketika dibekuk aparat kapolisian setempat.

“Dua pelaku ini merupakan komplotan. Mereka sudah beraksi tujuh kali di wilayah Sampit,” ucap Kapolres Kotim, AKBP Sarpani melalui Kasat Reskrim AKP Besriom Purba, Rabu (28/2/2024).

Kasus ini terungkap setelah pelaku hendak menjual motor Honda Beat Putih KH 2900 QE kepada calon pembeli. Saat ditanyakan dokumen kendaraan, pelaku tidak bisa menunjukkannya serta mengaku mendapatkan motor ini dari seseorang berinisial A.

Untuk diketahui calon pembeli sendiri merupakan anggota Sabhara Polres Kotim. Calon pembeli pun curiga sehingga langsung mengamankan keduanya dan melaporkan ke Satreskrim Polres Kotim.

"Saat diinterogasi, mereka mengaku jika motor itu adalah hasil curian. Saat dimintai keterangan lebih lanjut, keduanya mengaku sudah 7 kali mencuri motor," ungkap Besrom.

Di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mereka mencuri Honda Genio warna hitam-merah, tepatnya di Jalan MT Haryono depan Hotel Gold In. Honda Vario warna hitam di Jalan Jenderal Sudirman, Km 12. Honda Beat biru di Jalan Ayani, Honda Scoopy warna abu-abu di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di parkiran Hotel Aquarius.

Yamaha Mio J warna kuning di halaman KNPI Kotim. Dan Honda Beat warna putih di halaman parkir Toko Kopi Berdikari, Kompleks Pasar Berdikari. Sementara di Kecamatan Baamang yakni Honda Scoopy warna abu-abu, Jalan Jaya Wijaya.

"Mereka saling bergantian mengambil motor korban. Satu mengambil, yang satu menunggu di motor,” terangnya.

Selain pelaku, polisi juga turut mengamankan 2 unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil pencurian diantaranya unit Honda Genio hitam-merah dan 1 unit Honda Beat putih dan 2 unit ponsel.

"Kami masih mendalami kasus ini untuk mengungkap keberadaan motor hasil curian para pelaku. Mohon doa agar segera terungkap,” tutupnya. f1/sb)