Tim SAR saat melakukan pencarian ABK KM Samudra 3 yang terjatuh di perairan Seruyan. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, KUALA PEMBUANG – Kerja keras Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap ABK KM Samudra 3 masih belum membuahkan hasil hingga hari ketujuh pada Jumat (1/2/2024).
Meski demikian, Tim SAR Gabungan masih mengupayakan pencarian Seruyan sesuai dengan rencana operasi SAR, namun masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Indra Saputra selaku Koordinator Lapangan Basarnas dalam Ops SAR kali ini menuturkan, pencarian sudah dilakukan secara maksimal.
“Kedala yang dihadapi Tim di lapangan adalah luasnya area pencarian, gelombang yang tinggi dan cuaca yang cepat berubah sehingga membatasi waktu dan pergerakan dalam pelaksanaan pencarian,” ucap Indra Saputra.
Melihat situasi yang terjadi, sehingga Tim Basarnas melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR terkait, agen kapal serta pihak keluarga perihal pelaksanaan Operasi SAR sampai dengan hari ketujuh
Sementara di lokasi berbeda, Kepala Kantor Basarnas Palangka Raya, AA Alit Supartana mengatakan, Operasi SAR Man Over Boat ABK KM Samudra 3 selanjutnya akan dilakukan pemantauan. Namun tidak menutup kemungkinan akan dilanjutkan kembali apabila ada tanda-tanda keberadaan korban.
Menurutnya, itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 tahun 2014 Operasi SAR dihentikan pada hari ketujuh dan selanjutnya akan dilakukan pemantauan terhadap tanda-tanda keberadaan korban.
"Terima kasih kepada seluruh Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian, baik Tim Rescue Pos SAR Sampit, TNI AL, Ditpolair Polda Kalteng, Satpolair Seruyan, KSOP, BPBD Kab. Seruyan dan nelayan setempat. (sb/*)