seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Mengaku Dibegal, Ternyata Korban Penipuan Hingga Ratusan Juta

by Redaksi - Tanggal 05-03-2024,   jam 03:50:12
Korban yang terbaring saat mendapat perawatan medis. (FOTO: ISTIMEWA) Korban yang terbaring saat mendapat perawatan medis. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Informasi perampok seorang perempuan bernama Yulianti (31) di Jalan HM Arsyad  Km 34, Desa Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotim berhasil mulai terungkap oleh aparat kepolisian.

Kapolsek Sungai Sampit Ipda Dhearny Adventeya Grace Dachi mengatakan, peristiwa kejadian pada Sabtu 10 Februari 2024 lalu bukan pembegalan atau perampok, sebagaimana hasil dari penyelidikan.

"Yang kemarin itu ternyata bukan pembegalan melalui kasus penipuan. Suaminya juga sudah berencana mencabut laporan polisi," kata Ipda Dhearny Adventeya Grace Dachi, Selasa (5/3/2024).

Ia menjelaskan, korban ditipu via telfon sama orang yang tak bertanggungjawab hingga menelan kerugian sebesar Rp120 juta. Dari pengakuan korban saat itu seperti tidak sadar saat di jalan berbalik dari arah Samuda korban merasa kepikiran hingga lemas dan jatuh dari sepeda motornya ke jalan.

Lanjutnya, atas pengakuan dari sang istri, suami dari korban berencana untuk mencabut laporannya yang telah dibuat kepada polisi.

"Untuk keterangan lebih lanjut waktu suaminya cabut laporan, waktunya belum tahu cuman sudah bekabar ke Kanit Reskrim kapan bisanya," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa korban mengalami perampokan menggunakan sepeda motor dan menganiaya korban hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Polisi sempat terkendala untuk mendalami kasus itu lantaran korban belum bisa diminta keterangan lantaran masih mendapatkan perawatan medis. (f1/sb)