Lewati ke konten utama
Palangka Raya

Ribuan Masyarakat Palangka Raya Terdampak Banjir

Redaksi 12-03-2024, 10:39 WIB 1 menit baca
Tampak rumah warga di kawasan Jalan Mandawai mulai terendam air. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Tampak rumah warga di kawasan Jalan Mandawai mulai terendam air. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Hingga Senin (11/3/2024), beradarkan data adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya ada 18 kelurahan yang teradampak banjir di empat kecamatan.

Ini akibar meluasnya aliran Sungai Rungan dan Kahayan setelah beberapa pekan diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Menurut, Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi mengatakan, dari data sementara sebanyak 5.773 jiwa atau 2.470 kepala keluarga (KK) mengalami dampak dari banjir yang melanda sekarang ini.

Dan tambah Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, sebagian dari mereka ada yang mengungsi karena rumah terendam.

Budi melaporkan bahwa berdasarkan laporan dari para lurah disampaikan ada 1.181 rumah warga yang tergenang dan air masuk sampai ke lantai rumah.

“Hingga saat ini banjir terus meluas dan meninggi, sehingga masyarakat yang tidak memungkinkan lagi bertahan diharapkan bisa mengungsi. Saat ini BPBD sudah mendirikan posko pengungsian di Kelurahan Langkai dan Kelurahan Palangka. Posko ini untuk menampung sementara bagi warga yang rumahnya terendam banjir,” terang Hendrikus Satriya Budi.

Budi menegaskan jika Pemerintah Kota Palangka Raya dan BPBD terus memberikan bantuan kepada warga terkena dampak banjir yang dipastikan terus meluas.

Disampaikan pula jika Penjabat Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu Minggu (10/3/2024) sudah meninjau beberapa wilayah terdampak banjir seperti di Jalan Danau Rangas, Kelurahan Bukit Tunggal, Kelurahan Petuk Katimpun, dan kawasan Flamboyan, Kelurahan Langkai. (sb/mc)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard