Korban perang sarung saat mendapatkan perawatan medis dan sejumlah barang bukti juga dimanakan. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, SAMPIT - Perang sarung pecah di Jalan Smekto, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Satu remaja dilaporkan mengalami luka yang cukup serius akibat perang sarung pada Sabtu malam (15/3/2024) sekitar pukul 20:00 WIB.
Menurut salah satu warga bernisial An banyak anak-anak remaja yang melakukan aksi tersebut antara remaja Baamang dan Ketapang hingga menyebabkan salah satu remaja dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka parah di dahinya.
"Korban mengalami pendarahan di dahi. Itu karena kena lemparan sarung berisi batu. Tadi malam sudah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut,” kata An saat dikonfirmasi, Sabtu (16/3/2024).
Ia juga menjelaskan bahwa korban juga merupakan salah satu anggota dari kelompok perang sarung. Namun, belum diketahuinya identitas korban dan kronologi secara detail.
"Yang bersangkutan diantara dua kubu itu, ntah dari remaja Baamang atau Ketapang saya kurang tau. Kronologi awalnya juga tau karena pulang tarawih terlihat ramai di jalan,” jelasnya.
Ditambahkannya, hari sebelumnya dirinya juga melihat banyak remaja diarea yang sama bersiap siap melakukan perang sarung, namun tidak terjadi dikeranekan mungkin lawannya tidak datang.
"Saya lewat banyak remaja yang sudah siap siap sarungnya. Tapi lawannya tidak jadi datang akhirnya pada bubar,” terangnya.
Dirinya meminta kepada pihak aparat untuk patroli lebih ketat lagi di bulan Ramadhan ini. Agar warga disekitar menjalankan ibadah denan tenang serta mencegah angka kriminal pada bulan suci ini. (f1/sb)