seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Diduga Salah Paham, Pemancing Tewas Usai Diterjang Pelaku

by Redaksi - Tanggal 18-03-2024,   jam 08:38:32
Terduga pelaku penganiaya hingga korban meninggal dunia. (FOTO: ISTIMEWA) Terduga pelaku penganiaya hingga korban meninggal dunia. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Fauzi Abdullah (40) warga Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) dilaporkan meninggal dunia usai diterjang oleh seorang remaja berinisial MR (23) pada Minggu (17/3/2024).

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di dermaga bekas gudang gembor Jalan Iskandar, Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang, Kotim.

Kapolsek Ketapang, Kompol Suyono mengatakan, sebelum kejadian korban bersama dengan isterinya sedang memancing ikan di jembatan kayu dekat dermaga.

Kemudian tersangka datang dengan niat ingin mencuci motornya di dermaga dan sempat melewati korban yang tengah memancing.

"Tersangka datang bersama kedua temannya lalu sempat mandi di dermaga tersebut," ujar Suyono, Senin (18/3/2024).

Ia menjelaskab, selang berapa menit, korban mendatangi tersangka yang tengah mandi di sungai sekitar dermaga lalu keduanya sempat beradu mulut. Bahkan korban sempat melempar kayu pada tersangka yang tengah mandi di sungai dengan posisi korban berada di atas dermaga.

"Korban emosi karena pancingnya bergeser, dan mengira tersangka yang telah menggeser pancingnya, sementara tersangka merasa tidak ada menggeser," ucap Suyono.

Ia juga mengatakan, keduanya lalu terlibat keributan namun masih sempat dilerai oleh warga sekitar dan korban juga ditahan oleh isterinya.

"Keributan berhasil direlai dan korban lalu meninggalkan lokasi untuk pergi ke rumah keluarganya yang berada di sekitar dermaga," imbuhnya.

Namun korban kemudian kembali mendatangi tersangka yang masih berada di lokasi bersama dua temannya lantaran masih emosi dan belum terima dengan kejadian tersebut.

"Dua teman tersangka ini sudah pergi duluan dengan mencebur ke air dan keluar lewat jalan lain, sementara tersangka hendak pergi melewati jembatan kayu yang ia lalui untuk datang ke dermaga tadi," beber Suyono.

Namun jalan yang dipilih tersangka ternyata telah dihadang oleh korban. Keduanya lalu berlari ke arah satu sama lain. Tersangka kemudian menerjang korban dan membuat korban terpental usai kepalanya menghantam lutut pelaku.

Ia juga menjelaskan, berdasarkan analisa petugas Polsek Ketapang kepala korban juga terbentur cukup keras menghantam jembatan kayu tersebut.

"Analisa awal korban terbentur di kepala bagian belakang," terang Kapolsek.

Akibat benturan itu mulut korban sempat mengeluarkan darah hingga harus dilarikan ke RSUD Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan. Namun nyawa korban tak sempat tertolong. (f1/sb)