Tampak Kirana 1 ingin berangkat dari Pelabuhan Sampit menuju Surabaya. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, SAMPIT – Sejak awal lebaran 2024, PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyediakan 11 keberangkatan kapal untuk mengakomodir pemudik dimulai dari H-30 hingga H-2 lebaran.
Manajer PT DLU Cabang Sampit Hendrik Sugiharto mengatakan, hingga hari ini tiket masih tersediah untuk arus mudik dan balik sedangkan sekitar 80 persen tiket untuk keberangkatan kapal H-10 hingga H-2 lebaran telah terjual.
"Sampai hari ini tiket terjual sekitar 80 persen untuk keberangkatan H-10 sampai H-2lLebaran," kata Hendrik Sugiharto, Selasa (19/3/2024).
Ia menjelaskan, pihaknya buka penjualan tiket dari 1 Maret 2023 kemarin untuk memberikan keleluasaan bagi penumpang untuk memilih jadwal keberangkatan.
Pihaknya masih terus membuka penjualan tiket hingga jadwal terakhir arus mudik yakni H-2 selama tiket masih tersediah. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat yang ingin mudik agar memesan tiket lebih awal untuk menghindari kehabisan tiket.
"Paling diminati adalah jadwal keberangkatan yang mendekati lebaran karena mungkin itu mendekati cuti bersama. Kami menghbau para pelanggan segera memesan tiket sebelum keberangkatan terakhir, khawatir mereka tidak kebagian,” imbaunya.
Dalam upaya mengurai penumpang PT DLU Cabang Sampit melakukan penyesuaian tarif secara bertingkat dengan tarif dasar Rp 290.000 per orang. Untuk keberangkatan kapal pada rentang waktu H-30 hingga H-20 penumpang diberikan diskon atau pengurangan tarif sekitar 15 persen dari tarif dasar.
Sementara, untuk keberangkatan kapal pada rentang waktu H-19 hingga H-2 penumpang akan dikenakan kenaikan tarif secara bertahap mulai dari 10 persen hingga 40 persen dari tarif dasar. Penyesuaian tarif ini telah dikoordinasikan dengan manajemen kantor pusat.
"Harapan kami dengan penyesuaian tarif ini bisa mendorong pelanggan untuk mudik lebih awal, sehingga dapat mengurai lonjakan penumpang pada puncak arus mudik Lebaran," tutupnya. (f1/sb)