seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Warga Kecewa Sidak SPBU Tjilik Riwut, Waktu Dekat Gelar Orasi di DPRD

by Redaksi - Tanggal 21-03-2024,   jam 01:49:12
Sejumlah warga dan sopir berada di sekitar SPBU Km 8 Tjilik Riwut Sampit-Kota Besi. (FOTO:ISTIMEWA) Sejumlah warga dan sopir berada di sekitar SPBU Km 8 Tjilik Riwut Sampit-Kota Besi. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Warga sekitar SPBU Km 8 Tjilik Riwut Sampit, merasa kecewa atas hasil sidak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terkait adanya dugaan parktik pungutan liar parkir di area tersebut.

"Hasil sidak kali ini sebenarnya tidak memuaskan, nyata-nyata di depan ini truk yang banyak itu memang diminta dari Rp70 ribu sampai Rp 150 ribu," kata salah satu warga setempat bernama Edy, Kamis (21/3/2024).

Menurutnya, pihaknya akan menyampaikan sebenarnya jika Sidak yang dilakukan Dishub kemarin mendatangi atau melibatkan warga yang jadi saksi sekitar disamping SPBU.

Pihaknya juga menyayangkan kepada pihak pengelola yang tidak hadir seolah tidak menghargai laporan warga.

"Kenapa mereka tidak hadir, ini artinya mereka tidak menghargai laporan masyarakat, hasil sidak juga tidak memuaskan, sebenarnya Pemkab ini pro masyarakat atau pro seseorang," ungkapnya.

Warga masyarakat sekitar juga mengancam akan melakukan aksi demo dan menyampaikan orasi di depan Kantor Pemkab Kotim, jika 2x24 jam izin pengelola parkir tidak dicabut.

Mereka ini melaporkan hal yang merugikan masyarakat, dan ibaratnya tentu perlu pembelaan, namun nyatanya tidak ada, seharusnya Pemkab bisa pro rakyar dan mencari solusi dari kegiatan yang merugikan masyarakat setempat.

"Semoga tim Dishub bisa pro rakyat disini, buka pro seseorang atau kepentingan tertentu," pungkasnya. (f1/sb)