Kepala UPT Museum Balanga, Hartini Titin
SB, PALANGKA RAYA – Kepala UPT Museum Balanga Kalimantan Tengah, Hartini Titin mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kunjungan masyarakat baik itu dari wisatawan maupun pelajar dan mahasiswa dalam pemanfaatan keberadaan Museum Balanga.
“Terjadinya peningkatan itu dari kalangan pelajar, dari tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Namun wisatawan tetap berkunjung tetapi tdak sebanyak pelajar,” ucapnya.
Adapun untuk wisatawan mancanegara yang datang mengunjungi Museum Balanga, biasanya dilakukan berkelompok. Lalu ada juga yang datang sebagai turis serta sebagai peneliti. Terutama meneliti seni dan budaya serta kearifan lokal hingga tradisi suku Dayak di Kalteng.
Museum Balanga itu sendiri jelas Hartini, merupakan satu-satunya museum yang berada di Kota Palangka Raya ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Keberadaan museum ini diharap mampu menjadi bagian dari wisata edukasi.
Dalam Museum Balanga banyak tersimpan berbagai benda bersejarah, dan benda yang bernilai kearifan lokal turun temurun peninggalan dari leluhur suku Dayak. Seperti Balanga (Balanai), gong, benda kuningan. Lalu ada Sapundu, serta berbagai alat kearifan lokal yang memiliki historis dan lain sebagainya.
“Dari semua benda sejarah masa lalu itu dapat dipelajari guna menambah wawasan dan pengetahuan bagi setiap orang yang datang berkunjung ke Museum Balanga,” demikian jelas Hartini. (sb/mc)