seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Polisi Sita 25 Motor Terlibat Balapan Liar di Sampit

by Redaksi - Tanggal 25-03-2024,   jam 03:24:11
Tampak aparat Satlantas Polres Kotim melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang balapan liar. (FOTO:ISTIMEWA) Tampak aparat Satlantas Polres Kotim melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang balapan liar. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Upaya pemeliharaan kamtibmas di Kabupaten Kotim, Polres Kotim, kembali menggelar patroli gabungan dengan fokus utama antisipasi balap liar dan penertiban sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek).

Kegiatan patroli gabungan tersebut digelar di sejumlah lokasi rawan di Sampit. Patroli gabungan antisipasi balap liar tersebut mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB yang dipimpin oleh Kapolres Kotim AKBP Sarpani, Minggu (24/3/2024) malam.

Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kasatlantas Polres Kotim AKP Firdaus Canggih mengungkapkan bahwa petugas berhasil mengamankan 25 unit sepeda motor diduga akan digunakan untuk balap liar.

"Ada 25 unit motor diamankan di Satlantas Polres Kotim karena menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis," kata Canggih, Senin (25/3/2024)

Ia menekankan bahwa patroli gabungan yang telah dilaksanakan secara berkala oleh Polres Kotim ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap kondusif, aman dan terkendali.

Ia juga menjelaskan patroli tersebut tak hanya mencegah balap liar saja namun juga untuk mencegah premanisme, pungutan liar dan kejahatan di jalanan lainnya yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.

"Patroli dilakukan pada titik rawan balapan liar, premanisme, pungutan liar dan street crime secara statis dan mobile," ujarnya

Selain melakukan patroli gabungan, pada kesempatan yang sama Polres Kotim juga melakukan strong point atau kegiatan pengaturan lalu lintas serta imbauan Kamtibmas.

Canggih menambahkan kegiatan patroli di jalan yang menyasar motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dilakukan guna menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan Kamseltibcar dan mencegah anak mengendarai motor,” tegasnya. (f1/sb)