Pengurus Masjid Nurul Ikhwan, Mahfud bersama warga menunjukan kotak amal bekas dibobol maling. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA - Masyarakat di kawasan Jalan Tantina, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya digegerkan dengan adanya seorang terduga pencuri tengah menggasak sebuah kotak amal.
Peristiwa tindak pidana pencurian itu tepatnya terjadi di dalam Masjid Nurul Ikhwan yang berada di kawasan tersebut. Pelaku yang diketahui bernama Jhonsen Laurens (39) itu tertangkap tangan warga usai membongkar kotak amal.
Ketika dikonfirmasi awak media, pengurus masjid, Mahfud mengatakan, bahwa pada mulanya kasus itu terungkap setelah adanya masyarakat yang melihat aktivitas yang mencurigakan dari peaku ketika berada di dalam masjid.
“Jadi pelaku ini diamankan bersama warga setempat ketika sedang beraksi. Kejadian itu kurang lebih sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi, dimana warga tengah beraktifitas untuk persiapan sahur,” katanya.
Melihat adanya gerak-gerik dari pria yang mencurigakan itu, masyarakat segera menghubungi warga lainnya. Tak lama pelaku kemudian ditangkap warga dan mengakui perbuatannya.
"Kalau dari KTP kelahiran Jakarta, sewaktu ditanya ngakunya tinggal di Jalan Bukit Indah. Sudah kita serahkan ke Polresta Palangka Raya," sebutnya.
Ia menerangkan, jika aksi pencurian di Masjid Nurul Ikhwan sudah terjadi sebanyak empat kali dan terekam kamera CCTV. Dari rekaman CCTV terlihat jika perawakan pelaku sama dengan pria yang tertangkap.
"Kalau masjid ini memang 24 jam tidak terkunci, karena nanti ada warga yang mau shalat tahajud dan sebagainya. Masjid juga sudah kita lengkap dengan CCTV," tuturnya.
Untuk menjaga keamanan kotak amal, lanjut Mahfud, pihaknya telah mengambil uang di dalam kotak setiap harinya untuk dikumpulkan pasca sering terjadinya pencurian.
"Sepertinya pelaku ini belum dapat uang, karena uang selalu kita kumpulkan setiap hari. Kalau ditotal empat kali pencurian, mungkin ada Rp2-3 Juta yang hilang," pungkasnya. (rk/sb)