Tampak dari depan Pasar Penyeimbang Disperindag Kota Palangka Raya yang berlokasi di Pasar Datah Manuah. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, PALANGKA RAYA – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, Perindustrian (DPKUKMP) atau sering disebut Disperindag Kota Palangka Raya memastikan pasokan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng dan daging tetap tersedia dalam jumlah yang cukup di berbagai titik distribusi seperti pasar Pasar Besar dan Pasar Kahayan di Kota Palangka Raya.
Sekretaris DPKUKMP Kota Palangka Raya, Hadriansyah menyebutkan adanya koordinasi yang baik dengan para distributor dan pedagang, menjelang Idul Fitri tahun ini persediaan bahan pokok tetap aman dan harganya masih dalam kondisi stabil.
Bersadarkan data, sebutnya, ada sejumlah komoditi bahan pokok alami penurunan harga seperti bawang bombai dari harga 45.000 ribu menjadi 40.000 ribu, cabe keriting dari harga 90.000 ribu ke 70.000 ribu, cabe rawit biasa dari harga 80.000 ribu ke 70.000 ribu.
Namun, sebutnya, ada juga komoditi mengalami kenaikan seperti cabe rawit hijau dari harga 40.000 ribu ke 50.000 ribu, garam beryodium halus dari 2.500 ribu ke 3.000 ribu, minyak goreng kita dari 15.000 ribu ke 17.000.
Sebagai langkah konkret dalam mendukung daya beli masyarakat, Disperindag mengadakan pasar murah dan penyeimbang di Pasar Datah Manuah di Jalan Yos Sudarso yang menjual berbagai jenis bahan pokok dengan harga yang terjangkau pada hari Rabu dan Sabtu dari pukul 8.00 – 12.00 WIB.
“Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan membantu mengurangi beban ekonomi selama bulan Ramadan. Ini juga sebagai langkah menekan angka inflasi di Kota Palangka Raya,” ucapnya pada Jumat (29/03/2024) kemarin melalui pesan singkat whatsapp.
Dengan upaya yang terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan dukungan aktif dari para pedagang serta masyarakat, diharapkan Kota Palangka Raya dapat menjalani bulan Ramadan dengan lancar dan damai, tanpa permasalahan ketersediaan bahan pokok yang berarti. (ym/sb)